Suara.com - Pembalap mobil Formula Satu (F1) dari tim Ferrari, Sebastian Vetell, mengatakan bahwa pembalap MotoGP dari tim Yamaha, Valentino Rossi, sudah melakukan hal yang tepat ketika terlibat insiden kontroversial dengan rivalnya dari Repsol Honda, Marc Marquez dalam balapan di Sepang, Malaysia, pekan lalu.
Menurut pembalap asal Jerman itu Rossi tak bersalah ketika menendang Marquez hingga jatuh di Sirkuit Sepang, meski belakangan pembalap Italia itu dijatuhi hukuman pemotongan tiga poin dan harus start dari urutan paling belakang dalam balapan penentuan di Valencia, Spanyol 8 November nanti.
"Menurut saya, dia masih punya peluang untuk merebut gelar. Dia adalah seorang petarung dan itu adalah sifatnya," kata Vettel kepada Crash.
"Meski dia mengatakan akan menyerah usai balapan itu, dia akan terus bertarung dan mengerahkan seluruh kekuatannya. Menurut saya, ia melakukan hal yang tepat di Malaysia," lanjut Vettel.
"Saya kenal Jorge dengan baik dan Marc, mereka adalah orang-orang baik. Tetapi menurut saya, Valentino sudah melakukan hal yang tepat," tegas dia.
Dukungan untuk Rossi juga disuarakan oleh pembalap Mercedes, Nico Rosberg. Pembalap Jerman, yang sempat mengirim dukungan untuk Rossi lewat Twitter sebelum balapan di Sepang, mengatakan bahwa rekaman insiden antara Rossi dan Marquez tak cukup untuk menjelaskan peristiwa tersebut.
"Rekaman itu tak menunjukkan semua detilnya dan setiap orang boleh menyimpulkan apa saja. Tak jelas apa yang terjadi di sana, meski disayangkan pada akhirnya kita harus melihat Marquez jatuh," kata Rosberg.
Tetapi berbeda dari dua rekannya, Felipe Massa yang membalap untuk tim Williams, mengatakan bahwa Rossi membuat kesalahan besar dalam insiden itu.
"Saya salah satu fan Valentino, tetapi dia melakukan kesalahan. Ia menunggu Marquez di tikungan dan kakinya kemudian bergerak. Ia melakukan kesalahan," kata pembalap asal Brasil tersebut.
Meski demikian, Massa tetap yakin Rossi akan tetap berjuang dan tak tertutup kemungkinan merebut cukup poin untuk merebut gelar juara MotoGP musim ini.
"Start dari belakang dalam balapan sepeda motor lebih mudah ketimbang di balapan mobil. Mereka hanya punya empat sepeda motor, yang benar-benar bagus, jadi akan lebih mudah bagi Rossi untuk mengejar," kata Massa.
Rossi kini masih memimpin klasemen sementara MotoGP dengan tujuh poin lebih banyak dari rival terdekat Jorge Lorenzo. Jika Lorenzo menang di Valencia, Rossi harus merebut podium kedua agar keluar sebagai juara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil