Suara.com - Penyidik Rusia dan Mesir mulai melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat Airbus A321 milik maskapai Kogalymavia atau Metrojet di Sinai, Mesir. Sejauh ini, mereka masih mengesampingkan klaim ISIS yang mengaku menembak jatuh pesawat itu sebagai balasan atas campur tangan Rusia dalam konflik di Suriah.
Lewat media sosial, sebuah kelompok yang mengaku mewakili ISIS, mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat. Namun, pihak Rusia menanggapinya dengan skeptis. Pasalnya, mereka sangsi para militan memiliki senjata yang mampu menjatuhkan pesawat yang terbang pada ketinggian lebih dari 30.000 kaki.
Klaim ISIS tersebut dipandang sebagai upaya untuk mempengaruhi pandangan masyarakat Rusia atas kebijakan Presiden Vladimir Putin yang menggelar operasi militer melawan ISIS dan pemberontak di Suriah. Badan Regulasi Penerbangan Rusia, Rosaviatsia, mengatakan penyebab jatuhnya pesawat masih diselidiki.
Para penyidik mengatakan, mereka sedang memeriksa sampel bahan bakar di tempat pengisian bahan bakar pesawat rute Sharm el Sheikh-Saint Petersburg tersebut. Mereka masih berkutat pada kemungkinan bahwa kesalahan teknislah yang membuat pesawat berusia 18 tahun itu jatuh.
Penyidik juga menanyai orang-orang yang turut mempersiapkan pesawat. Mereka juga menggeledah Bandara Domodedovo, basis operasi pesawat nahas tersebut.
Dilansir Ria Novosti, pesawat Metrojet dipiloti oleh Kapten Valery Nemov, pilot 48 tahun yang mengantongi 3.682 jam terbang. Ia juga pernah menjalani latihan menerbangkan Airbus A321 di Turki pada tahun 2008.
Beberapa laporan juga menyebut, kemungkinan besar pesawat jatuh akibat kesalahan mekanisme pesawat. Mengutip sumber dari Bandara Sharm el Sheikh di Laut Merah, Ria Novosti menyebut kru A321 pernah beberapa kali mengeluhkan soal masalah saat menghidupkan mesin pesawat dalam kurun waktu sepekan terakhir.
Pesawat Metrojet jatuh di Sinai pada Sabtu (31/10/2015). Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 224 orang tidak ada yang selamat. (The Guardian)
Berita Terkait
-
Bocor! Trump Teriak-teriak selama 2 Jam hingga Diusir dari Ruangan saat 2 Pilot Jatuh di Iran
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Kargo Pelita Air, Layak Terbang?
-
Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia
-
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan, Bawa BBM dan Hanya Diawaki Satu Pilot
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Surat Cinta Siswi SD di Nias Utara untuk Prabowo: Bisa Menabung Berkat MBG
-
Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!