Suara.com - Sirkuit Gran Premi de la Comunitat Valenciana di Valencia akan menjadi arena penetuan bagi dua pebalap MotoGP Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, untuk menentukan siapa yang lebih layak menjadi juara dunia.
Rossi, yang terjegal insiden senggolan dengan pebalap Honda Marc Marquez pada balapan di Sepang, Malaysia, akan start dari posisi paling belakang. Berbeda halnya dengan Lorenzo yang masih punya peluang untuk start terdepan jika mampu merebut pole position pada sesi kualifikasi.
Kendati start di urutan paling buncit, Rossi masih memimpin klasemen MotoGP dengan 312 poin, hanya terpaut 7 dari Lorenzo yang mengemas 305 poin. Pertanyaannya, mampukah Rossi mengesampingkan posisi start yang kurang menguntungkan itu dan merebut gelar juara musim balapan ini?
BACA JUGA:
Wartawan Italia Balas Laporkan Marc Marquez ke Polisi
Tentunya sulit jika hanya mengira-ngira. Satu-satunya cara untuk melihat peluang yang ada adalah dengan menghitung poin yang bisa dikumpulkan kedua pebalap pada balapan di Valencia 8 November mendatang.
Seperti diketahui, MotoGP sudah memiliki aturan poin yang bisa diperoleh pebalap sesuai dengan urutan finisnya. Dua puluh lima poin akan diberikan bagi pebalap yang finis terdepan, 20 poin untuk yang kedua, 16 poin untuk yang ketiga, 13 untuk keempat, 11 poin untuk yang kelima, dan terus berkurang dengan selisih 1 poin sampai urutan ke-15.
Dengan demikian, kita bisa melihat peluang keduanya lewat tabel berikut ini.
Dari tabel tersebut, beberapa dari sekian banyak peluang yang mungkin terjadi antara lain:
-Jika Lorenzo finis di urutan pertama, minimal Rossi harus finis di urutan kedua untuk menjadi juara dunia.
-Jika Lorenzo finis di urutan kedua, minimal Rossi harus finis di urutan keempat
-Jika Lorenzo finis ketiga, minimal Rossi harus finis di urutan keenam, dan seterusnya.
Peluang lain, Rossi akan langsung menjadi juara dunia, hanya jika Lorenzo gagal finis. Siapapun, terutama tim dan fans Lorenzo tentu tak ingin hal itu terjadi.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Taylor Swift Digugat Gara-gara Lirik Lagu "Shake It Off"
Terkunci di Ruang Pendingin, Perempuan Ini Selamat Berkat Saus
Berita Terkait
-
Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi
-
Jorge Lorenzo Ungkap Nama-nama Jagoannya di MotoGP 2026
-
4 Pembalap Ini Jadi Jagoan Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2026
-
Makin Berkembang, Jorge Lorenzo Klaim Aprillia Bisa Bersaing dengan Ducati
-
Maverick Vinales Comeback! Pulih dari Cedera dan Siap Tempur di MotoGP Valencia 2025
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut