Suara.com - Hari ini, Senin (2/11/2015), Kepolisian Sektor Senen, Jakarta Pusat, akan melimpahkan berkas kasus empat tersangka penipu pembayaran uang kuliah dengan modus cashback di Universitas Persada Indonesia Yayasan Administrasi Indonesia, Salemba, ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.
"Hari ini saya limpahkan berkasnya itu ke kejaksaan," kata Kepala Polisi Sektor Senen, Jakarta Pusat Komisaris Polisi Kasmono kepada Suara.com.
Empat tersangka, masing-masing berinisial IB, PK, IC, dan AW.
Wartawan Suara.com sudah berkali-kali mencoba meminta penjelasan UPI YAI mengenai duduk persoalan kasus tersebut, namun mereka tetap sulit ditemui.
"Ibu yang bersangkutan lagi keluar kota mas, nggak ada hari ini," kata salah security UPI YAI kepada Suara.com.
Ketika diminta bantuan untuk menunjukkan ruang kerja humas UPI YAI, security yang lain dengan kalimat terbata-bata mengatakan untuk bertemu pegawai humas harus minta membuat perjanjian dulu.
"Kalau mau ketemu harus ada janji dulu sebelumnya mas, kayanya juga belum datang, saya juga nggak tahu datang jam berapa," katanya.
Salah satu korban bernama Naldo. Mahasiswa Fakultas Komunikasi UPI YAI mengatakan pernah membayar uang kuliah sebesar Rp5 juta lewat salah satu tersangka. Dari tersangka perempuan itu, Nando mengaku mendapat slip pembayaran serta cashback sebesar Rp500 ribu.
Naldo mengungkapkan ketika itu tersangka membatasi jumlah mahasiswa yang bisa mendapatkan cashback.
"Cashback itu ada kuotanya, pas semester tiga itu cuma 10 orang doang yang bisa. Nah semester tiga keempat itu gua nggak tahu, soalnya gua nggak ikut. Pas semester lima yang ikut itu banyak, sampai yang gua denger mabanya (mahasiswa baru) sampai ikut," kata Naldo kepada Suara.com, Kamis (29/10/2015).
Modus penipuan ini kemudian terungkap. Sebelum tersangka ditangkap, kata Naldo, dia menawarkan jasanya lewat media sosial.
"Bisa ketahuan si K, karena dari medsos awalnya. K screenshoot foto status dia, trus di-posting ke Instagram, pake hastag #upiyai, yang ikut cashback siapa? lu bisa ikut cashback karena nggak bakal ketehauan dari kampus," ujar Naldo.
Dari keterangan tersangka perempuan, kemudian kasus berkembang. Naldo menambahkan setelah tersangka ditangkap polisi, tersangka lain berinisial D juga ditangkap.
"Kan pas si K ketangkep, terus dia pasti diinterograsi dong, nah habis itu si D ditangkap pas di Circle K, dijebak itu juga si D ketangkep," katanya.
Puncaknya, para mahasiswa yang merasa tertipu pun demonstrasi di depan kampus, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Mereka demonstrasi karena jadwal kuliah mereka tidak keluar. Para mahasiswa meminta rektorat menangani permasalahan tersebut. [Nur Habibie]
Tag
Berita Terkait
-
Ada Penipuan Bayar Kuliah Modus "Cashback," UPI YAI Tertutup
-
Ada Penipuan Bayar Kuliah "Cashback" di YAI, Mahasiswa Kok Ketipu
-
Ada Penipu Uang Kuliah "Cashback," Mahasiswa YAI Tak Habis Pikir
-
Awal Mula Kasus Penipuan Uang Kuliah di YAI Terungkap
-
Berkas Penipuan Uang Kuliah Modus "Cashback" di YAI sudah P21
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026