Suara.com - Alumni Universitas Persada Indonesia Yayasan Administrasi Indonesia lulusan tahun 2010, Benny Silalahi, mengaku sedih dengan adanya kasus penipuan pembayaran uang kuliah dengan modus cashback di kampusnya.
Menurut dia, seharusnya mahasiswa tidak tergiur oleh iming-imingi membayar uang kuliah lewat perantara demi mendapatkan cashback. Besaran cashback sekitar 10 persen dari total pembayaran.
"Ya saya imbau, jangan mau lah ditipu-tipu. Masa mahasiswa ditipu," kata Benny kepada Suara.com, Minggu (1/11/2015).
Berkas empat tersangka kasus penipuan pembayaran uang kuliah mahasiswa UPI YAI akan dilimpahkan Polsek Senen ke kejaksaan, Senin (2/11/2015). Modus tersangka ialah menjadi perantara pembayaran uang kuliah dan memberikan cashback kepada korban agar tergiur. Konon korbannya lebih dari seribu mahasiswa sejak tahun 2002.
Benny mengakui sejak dia kuliah, isu tersebut sudah terdengar. Isu mulai hilang saat dia pindah ke kelas malam di tahun 2007.
"Di jaman saya itu, 2004-2006, sudah ada cuma emang belum marak. Tahun 2007-2010 jadi anak malam, sudah nggak ada isu itu, cuma anak pagi isu ini masih ada. Saya ekstensi. Nah saya nggak tahu abis 2010," ujar dia.
"Dulu waktu ada isu itu, anak-anak tahu lah ini penipuan, mana ada bayar semester pakai calo. Ngapain pakai gituan, karena bisa ngurus sendiri," tambah Benny.
Isu bayar kuliah lewat perantara dan mendapatkan cashback, kata Benny, terdengar ketika mengurus jadwal perkuliahan sulit karena prosesnya butuh waktu lama.
"Dulu kan manual itu ngurus jadwal, bisa seminggu. Karena antri setelah bayar di bank. Kalau sekarang kan sudah online," kata lelaki yang kini bekerja di salah satu perusahaan swasta.
Dia berharap kasus tersebut bisa terungkap. Benny mengimbau supaya juniornya jangan ikut-ikutan bayar kuliah pakai jalur perantara.
Sebaiknya, kata dia, membayar kuliah tetap mengikuti prosedur yang berlaku di kampus dan jangan mudah diiming-imingi keuntungan sesaat.
"Jangan ada lagi mahasiswa yang kena tipu, masa mahasiswa kena tipu," kata dia.
Kasus ini mencuat setelah para mahasiswa UPI YAI demonstrasi di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.
Mereka demonstrasi karena jadwal kuliah mereka tidak keluar. Para mahasiswa meminta rektorat menangani permasalahan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Ada Penipu Uang Kuliah "Cashback," Mahasiswa YAI Tak Habis Pikir
-
Penipuan Uang Kuliah, Korban Pertanyakan Kealpaan Pihak UPI YAI
-
Awal Mula Kasus Penipuan Uang Kuliah di YAI Terungkap
-
Berkas Penipuan Uang Kuliah Modus "Cashback" di YAI sudah P21
-
Cerita Mahasiswa YAI Korban Penipuan Uang Kuliah Modus "Cashback"
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh
-
Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan
-
Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih
-
Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
-
Selain Kajari Karo, Kejagung Amankan Kasi Pidsus dan Jaksa Kasus Amsal Sitepu, Terancam Sanksi Berat
-
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!
-
Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah