Suara.com - Rumah warga bernama Denni Krisna Putera (41) di Perumahan Bukit Mas, Bintaro, Jakarta Selatan, diprotes sekelompok yang mengatasnamakan Warga Peduli Perumahan Bukit Mas.
Warga protes dengan membangun tembok di dekat rumah Denny sehingga dia kesulitan keluar rumah. Pembangunan tembok yang pertama dilakukan bulan Juni, dan yang kedua November kemarin. Warga menilai lokasi rumah Denny berada di luar Perumahan Bukit Mas.
Menanggapi masalah ini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana memanggil pengembang perumahan. Ahok ingin tahu dari sisi hukum dengan melihat Surat Pemberitahuan Pajak Terutang. Sedangkan untuk masalah sosial, Ahok mendelegasikan kepada Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi untuk menyelesaikannya.
"Jadi Wali Kota selesaikan secara sosialnya, saya yang lihat di ranah hukum asetnya seperti apa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/11/2015).
Menurut Ahok aksi Warga Peduli Perumahan Bukit Mas membangun tembok di rumah Denni tidak bisa dibenarkan.
"Karena rumah ditembok-tembok gitu tidak bolehlah. Harus bicarakan baik-baik," kata Ahok.
Denni melalui pengacaranya, Djalu Arya Guna, mengatakan tidak tahu kalau tempatnya bermasalah pada waktu membeli rumah dulu. Setahu Denni, ketika itu semua berjalan baik-baik saja, surat-suratnya pun ada.
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'
-
Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala
-
Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Nasihat JK ke Jokowi Soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat Agar Rakyat Tak Berkelahi
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran
-
JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik