News / Nasional
Rabu, 11 November 2015 | 02:12 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri buka puasa bersama di rumah dinas Ketua MPR di Jalan Widya Chandra IV Nomor 16 Jakarta, Senin (22/6). (Antara)

Suara.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat(MPR), Zulkifli Hasan sangat mengapresiasi keputusan Preisden Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk memberikan gelar kepahlawanan Nasional kepada Ki Bagus Hadikusumo.

Menurutnya perjuangan Pria yang pernah menjadi Anggota Badan Penyelidik Untuk Persiapan Kemerdekaan Indonesia(BPUPKI) tersebut sangatlah berarti bagi dasar negara Indonesia.

"Kemarin, Negara sudah melengkapi pengahrgaannya kepada Ki Bagus Hadikusumo, di mana sudah dianugerahi sebagai pahlawan nasional, dan memang seharusnya begitu," kata Zulkifli melalui testimoninya dalam acara Tasyukur penganugerahan gelar pahlawan Nasional bagi Ki Bagus Hadikusumo di Gedung PP Muhamadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015).

Menurutnya, dasar negara yang belum berhasil dirumuskan persepsinya oleh BPUPKI mendapat pencerahan setelah adanya masukan pemikiran dari Pria kelahiran November 1890 tersebut. Karenanya Zul meminta kepada seluruh generasi Muhammadiyah untuk terus melanjutkan perjuangan dan pemikiran-pemikiran yang belum selesai dari seorang pemimpin yang terlupakan tersebut.

"Muhammadiyah inilah yang melahirkan pikiran-pikiran besar,marilah kita meneruskan pesan Ki Bagus yang mengatakan bahwa perjuangan belum selesi, mari kita secara sungguh perjuangkan perjuangan beliau," kata Ketua Umum PAN tersebut menutup testimoninya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid yang merupakan salah satu kader Muhammadiyah dari PKS. Menurutnya, apa yang diputuskan oleh Pemerintah sudah tepat terhadap perjuangan Ki Bagus. Namun, dirinya berharap agar dalam waktu dekat, dua tokoh Muhammadiyahnlainnya juga dianugerahingelar yang sama.

"Ada dua lagi tokoh Muhammadiyah, yaitu Kasman Singodimejo dan Abdul Kahar Mudzakar, sehingga bertambalah warga Muhamadiyah jadi pahlawan Nasional," kata Hidayat.

Selain itu, untuk menghormati kecendikawanan Ki Bagus, Politisi PKS tersebut mengysulkan agar dapat mengabadikan namanya dalam sebuah kampus di Indonesia.

"Saya berharap agar kita dapat menghormatinya, bukan mengkultuskannya, agar mengabadikan namanya sebagai salah satu nama universitas," tutupnya.

Load More