Suara.com - Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II menggelar rapat dengan Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (11/11/2015). Namun, rapat ditunda karena Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito berhalangan dan rapat dilanjutkan pada Senin (16/11/2015).
"Jadi untuk sementara ditunda dan sekalian melengkapi data-data yang harus dijelaskan nanti," kata Ketua Pansus Angket Pelindo II Rieke Diah Pitaloka, Jakarta, Rabu (11/11/2015).
Rieke menerangkan, agenda rapat kali ini sedianya ingin mengungkap ketaatan pajak dari PT. Pelindo II, maupun PT. JICT. Rapat ditunda karena perlunya konfirmasi dari informasi yang dimiliki Pansus.
"Ada yang ingin kita telusuri lebih investigasi," ujar dia.
Sejumlah jawaban atas pertanyaan dari Anggota Pansus pun juga ikut ditunda hingga rapat selanjutnya digelar.
Pertanyaan yang ditujukan kepada Dirjen Pajak, diantaranya, soal SPT Tahunan PPN dan PPH JICT tahun 1999-2014. Kemudian, kajian tentang keseluruhan Pelindo II dan Koja tentang kewajiban pajak JICT dan anak perusahan Pelindo II.
Selanjutnya, perbandingan pajak Pelindo II, dengan Pelindo lainnya, yaitu Pelindo I-IV. Lalu pertanyaan apakah Dirjen Pajak pernah melakukan pemerinksaan terhadap JICT dan Koja dalam kurun waktu 1999-2014 dan anak perusahaan Pelindo II.
Data itu termasuk temuan dalam semua pemeriksaan pajak di Pelindo II.
Ada juga pertanyaan tentang analisis terkait perpanjangan konsensi yang dikelola sendiri atau pihak asing yang mana yang lebih menguntungkan. Serta, apakah pernah melakukan pemeriksaan terkait dengan PPH badan Pasal 25 dan SPT Tahunan pasal 29.
Dan terakhir, apakah Pelindo II menyetorlkan PPN kepada Dirjen Pajak, termasuk berapa yang dilaporkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset