Suara.com - Kepolisian Malaysia menahan lima lelaki termasuk seorang warga Indonesia karena diduga terlibat dengan kelompok teroris, dalam operasi khusus oleh bagian kontraterorisme, unit khas Bukit Aman di Johor dan Selangor pada 9 dan 13 November.
Kepala Polisi Negara Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan, tiga tersangka yang ditahan diduga mempunyai kaitan dengan kelompok militan Negara Islam (IS) sementara dua lagi terlibat dengan kelompok teroris yang dikenali sebagai Imam Mahdi.
Seluruh tersangka berusia antara 22 hingga 40 tahun, dan empat dari tersangka merupakan warga Malaysia, katanya seperti dikutip Antara dari berbagai media lokal di Kuala Lumpur, Selasa.
"Seorang tersangka berusia 22 tahun yang bekerja sebagai penyelia kantin farmasi Kementerian Kesehatan Malaysia ditangkap di Johor setelah diduga merancang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan IS." "Seorang lagi tersangka warga Indonesia bekerja sebagai pembantu kantin di farmasi yang sama turut ditahan dan hasil pengusutan mendapati, keduanya pernah ditangkap oleh anggota polisi Kantor Polisi Daerah Ledang berdasar UU Imigrasi," katanya.
Kelompok Imam Mahdi merupakan kelompok militan Syiah yang diketuai Imam Mahdi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?