Suara.com - Tim Pelabuhan Tanjung Perak yang terdiri dari Kesyahbandaran dan beberapa tim lainnya akan menarik bangkai Kapal Motor (KM) Wihan Sejahtera dan merapatkannya ke bangkai kapal Tanto Hari yang juga ada di lokasi itu, Rabu siang.
"Memang kita rencanakan akan menarik siang ini bersama tim khusus dari segala unsur, dan merapatkannya dengan bangkai Kapal Tanto Hari," ucap Kepala Distrik Navigasi Kelas I Surabaya Nyoman Sukayatdnja kepada Antara di Surabaya.
Ia mengatakan sebelum ditarik dan digeser, tim saat ini masih melakukan studi terlebih dahulu mengenai beberapa potensi yang bisa terjadi saat memulai penarikan kapal.
"Jadwalnya, bangkai KM Wihan Sejahtera akan dirapatkan bersama bangkai Kapal Tanto Hari, dan kita beri tanda untuk mempermudah alur pelayaran. Namun akan diterjunkan penyelam dulu untuk melihat potensi yang akan terjadi," katanya.
Ia menjelaskan, penyelaman yang dilakukan tim dari anggota KPLP Pangkalan Armada itu akan melihat dulu potensi arus bawah laut, dan menunggu kecepatan arus dibawah 0,2 mil per jam.
"Kemarin, Selasa (17/11) arus bawah laut masih mencapai 0,6 mil per jam, dan itu masih bahaya. Normalnya dilakukan penyelaman apabila arus dibawah 0,2 mil per jam," katanya.
Sementara itu, Kasi Kepelabuhanan Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Gresik Nanang Afandi juga membenarkan adanya rencana penarikan atau penggeseran KM Wihan Sejahtera.
"Kita juga akan menurunkan tim untuk membantu memantau penarikan kapal, dan akan berangkat dari Pelabuhan Gresik," katanya.
KM Wihan Sejahtera yang mempunyai rute Surabaya-Labuan Bajo-Ende dilaporkan mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Teluk Lamong, Tanjung Perak, Surabaya, setelah bertolak dari Terminal Jamrud Perak pukul 08.00 WIB. Kapal jenis "Roll On-Roll Off" (RO-RO) itu dioperasikan PT Trimitra Samudra, dan memiliki panjang dan lebar masing-masing 120.6 meter dan 23.12 meter, dengan berat kapal 9.786 GRT. (Antara)
Berita Terkait
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
-
Detik - Detik Kapal Feri di Kaltim Tenggelam, Mobil dan Ayam Ikut Karam
-
Cuaca Buruk Hambat Evakuasi ABK KM Bintang Laut, Tim SAR Fokus Selamatkan Korban di Perairan Arafura
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual