Suara.com - Majalah Prancis "Charlie Hebdo" yang menjadi target serangan mematikan oleh kelompok militan Januari lalu, dalam edisi terbarunya membela para korban serangan teror di Paris 13 November.
Majalah satir mingguan yang merupakan ikon kebebasan berpendapat di Perancis itu, dalam edisi terbarunya terbit dengan halaman depan bergambar karikatur para militan bersenjata dan orang-orang Barat yang sedang bersuka ria.
"Mereka bersenjata. Hancurkan mereka. Kita punya sampanye," menjadi judul edisi terbaru Charlie Hebdo disertai gambar minuman yang dikonsumsi anak muda yang sedang bersenang-senang tersembur keluar dari lubang-lubang bekas peluru di tubuh mereka.
Edisi tersebut merupakan yang pertama kali sejak serangan pada Jumat malam waktu Paris yang menewaskan 129 orang yang sedang minum-minum di teras kafe-kafe Paris dan mereka yang sedang menikmati konser musik di stadion Bataclan.
Serangan paling mematikan di Eropa selama satu dekade terakhir yang diklaim dilakukan oleh kelompok bersenjata ISIS itu, terjadi 10 bulan setelah serangan yang dilakukan sekelompok laki-laki bersenjata yang menewaskan 17 orang di Paris. Beberapa di antaranya tewas di toko swalayan Yahudi sedangkan sebagian besar tewas di kantor Charlie Hebdo.
Majalah yang oleh beberapa kalangan dinilai sangat kasar dan tidak sensitif itu kehilangan banyak kartunis legendaris yang sering 'mengejek' agama-agama di dunia termasuk agama Islam dalam serangan 7 Januari 2015.
Tiras dan ketenaran internasional Charlie Hebdo meroket sejak serangan tersebut, namun saat ini majalah itu masih berjuang pulih dari tragedi. Charlie Hebdo selamat dari kehancuran keuangan dengan lonjakan simpati para pelanggan pada awal tahun ini. Tragedi itu juga menjadi berita utama dunia. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut
-
Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing