Suara.com - KPK melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR. Dalam rapat ini, KPK memberikan masukan untuk Komisi III terkait fit and proper test calon pimpinan KPK yang akan dilakukan Komisi III.
"Pimpinan KPK setidaknya punya 18 kompetensi," kata pelaksana tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrahman Ruki dalam rapat, Kamis (19/11/2015).
Kompetensi itu diantaranya:
1. Keterampilan pemecahan masalah dan pengambilan masalah;
2. Keterampilan penilaian kondisi sosial atau keterampilan manusia
3. Kemampuan berpikir visioner, transformatif untuk memberikan organisasi
4. Kemampuan memberikan teladan
5. Keahlian penyidik dan keahlian penuntut umum keahlian membangun dan membina kerjasama dan berinteraksi lembaga lain
6. Kemampuan berperan sebagai pejabat negara
7. Keahlian konseptual
8. Keahlian komunikasi
9. Keahlian teknologi informasi
10. eahlian negosiasi dan mengatasi konflik
11. Keahlian manajerial
12. Dorongan berprestasi
13. Integritas
14. Komitmen organisasi
15. Persisten
16. engendalian diri
17. Paham pengelolaan lembaga publik
18. Paham akuntabilitas lembaga publik
Ruki menambahkan, karena ketidakmungkinan satu Capim KPK memiliki 18 kriteria maka setiap Capim KPK hjarus memiliki kompetensi yang berhubungan dengan integritas dan interpersonal relationship.
"Namun, yang mutlak dimiliki adalah maturity, kedewasaan, bukan tua, dan Merah Putih," kata Ruki.
Dalam rapat kali ini, KPK diundang rapat untuk membahas terkait anggaran, pngawasan, dan kinerja. Namun, sebelum rapat, Ruki mengatakan siap menjawab pertanyaan seputar dengan capim KPK.
"Terserah Komisi III nanti mau bicarakan apa. Untuk (capim KPK) kita serahkan ke Komisi III," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT