Suara.com - Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan Jaksa Utama Pratama Yudi Kristiana, jaksa yang ditarik Kejaksaan Agung, memiliki kinerja yang bagus.
"Please perhatikan karirnya dan kebetulan memang masuk. Kita yang pernah dipinjami dan prestasinya bagus ya Pak Yudi ini, mendapatkan tempat yang bagus sebelum dia nanti setelah sekian bulan masuk ke posisi lain yang lebih penting. Karena beliau selain seorang jaksa, dia juga seorang doktor ilmu hukum dan dosen juga, jadi tenaganya diperlukan. Bukan masalah," kata Ruki, Kamis (19/11/2015).
Ruki mengatakan Yudi bertugas di KPK empat tahun lebih. Memang, masa tugas di KPK sudah habis, tetapi, kata Ruki, lembaganya merasa kehilangan Jaksa Yudi.
"Karena bagaimanapun ini kan anak kejaksaan. Kalau diminta kejaksaan apa boleh buat," ujar dia.
Setelah Jaksa Yudi ditarik, Kejaksaan Agung menyodorkan delapan nama jaksa baru. Mereka akan menjalani seleksi sebelum dijadikan sebagai jaksa senior di KPK.
Ruki membantah penarikan Jaksa Yudi ada kaitan dengan perkara perkara suap terkait dana bantuan sosial Pemerintah Sumatera Utara yang menyeret nama Sekretaris Jenderal Nasional Demokrat Patrice Rio Capella.
Menurut Ruki penarikan tersebut penting untuk perkembangan karir Jaksa Yudi.
"Golongannya sudah 4b, sudah saatnya dia naik ke 4c. Sedangkan di kita kenaikan sangat tergantung dari struktur. Pak jaksa agung menawarkan utk dia naik," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK