Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapati anak buahnya yang tidak becus dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2016. Mereka akan dipecat.
Ahok memberikan catatan jika, Jumat (27/11/2015) besok dia akan memecat kepala dinas yang dinilai tidak becus memimpin perangkat kerjanya dalam menyusun anggaran.
Sebab Ahok beberapa hari terakhir telah melakukan penyisiran anggaran yang diusulkan dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah. Nantinya anggaran tersebut akan dimasukan ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2016.
Hasilnya banyak anggaran yang tidak masuk akal dimasukan. Ini terindikasi ada permainan korupsi.
"Sudah panggil. Ini malahan mungkin Jumat ini akan ada pemecatan lagi Kepala Dinas," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/11/2015).
Ahok tidak mau menyebutkan berapa banyak Kepala Dinas yang akan kembali dicopotnya.
"Nggak tahu. Banyak (yang akan diganti). Nanti kamu lihat saja. Pokoknya yang udah nggak kelihatan nggak benar-benar mau kita stafkan saja sudah," tegas Ahok.
Mantan Bupati Bekitung Timur ini juga merasa ditipu dengan sebagian Kepala Dinas DKI yang masih menganggarkan anggaran yang tidak jelas.
"Ini ada 40 ribuan kegiatan pengadaan barang. Kamu sanggup nggak pelototin satu-satu? Ini rata-rata PL, PL, tunjuk langsung bisa sampai Rp1 triliun. Itu tunjuk langsung tuh bagi-bagi. Makanya nggak heran bisa ada laporan akhir tahun," katanya.
"Misalnya gini, servis mobil nggak ada duit lagi. Kenapa? Karena mungkin selama ini hanya kertas (bukti sudah diservice padahal nggak diservice. Sopirnya suruh service sendiri. Padahal saya sudah bilang semua service harus ke ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek)," Ahok menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya
-
Antisipasi Kepadatan Angkutan Berat, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjung Priok
-
Blusukan Prabowo ke Bantaran Rel Senen Dinilai Lebih Spontan, Pengamat Bandingkan dengan Gaya Jokowi
-
Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek
-
Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini
-
Menlu Amerika Serikat Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan dengan Iran
-
Studi Ungkap Biaya Tersembunyi Emisi Karbon bagi Ekonomi Global
-
Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak
-
Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?
-
Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital