Suara.com - Atlet ganda putri pelatnas PBSI, Rizki Amelia Pradipta/Richi Puspita Dili, harus langsung kalah pada penampilan perdana mereka di turnamen Makau Terbuka 2015.
"Pasti ada perbedaan bermain pada ganda putri. Kalau pada ganda campuran, saya langsung buru-buru ke sisi depan untuk mencari peluang poin setelah bertahan. Sedangkan pada ganda putri, saya harus sering berotasi dan banyak bermain lob," kata Richi seusai pertandingan, seperti dilansir pihak PBSI, Rabu (25/11/2015).
Pasangan Rizki/Richi kalah dari ganda putri unggulan empat asal Jepang Shizuka Matsuo/Mami Naito dalam pertandingan yang berlangsung cepat 35 menit dengan skor 9-21, 9-21. Sebelumnya diketahui, Richi bermain pada sektor ganda campuran berpasangan dengan Riky Widianto. Sedangkan Rizki berpasangan dengan Della Destiara Haris di sektor ganda putri.
Pasangan Rizki/Richi diakui belum tampil kompak pada laga perdana mereka ini. Hal tersebut antara lain dikarenakan waktu latihan yang hanya satu pekan pada sektor ganda putri, di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta.
"Kami memang masih merasa canggung, terutama saat Richi masih sering berada di depan net dan bingung saat harus berada di tengah lapangan. Kami sudah berusaha mengubah pola permainan dari reli menjadi menyerang. Tapi, lawan memang lebih kuat dari sisi tenaga, selain bola yang dipakai lebih berat," kata Rizki.
Ganda putri baru Pelatnas PBSI itu pun mengaku butuh lebih banyak pertandingan, agar tampil lebih kompak saat di lapangan.
"Saya memang masih terbawa dengan pola permainan ganda campuran, karena saya sudah lama pada sektor itu. Kami harus lebih mengatur rotasi di lapangan. Itu kendala utama kami saat ini," kata Richi.
Rizki/Richi masih akan mengikuti turnamen tingkat grand prix gold lain, yaitu Indonesia Masters 2015 di Malang, setelah kalah di Makau.
Sementara di Makau sendiri, selain pasangan baru itu, ganda putri Indonesia juga diwakili Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari, Suci Rizki Andini/Maretha Dea Giovani, Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah, serta Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN