Suara.com - Pengamat Pendidikan Iwan K Hamdan menilai jika saat ini banyak guru yang menganggap pekerjaannya sebagai profesi, bukan bentuk pengabdian. Hal itu menjadikan guru hanya memandang dari segi materi saja,
"Saya lihat sekarang ini, guru bukan lagi sebagai bentuk pengabdian tapi sekarang sudah berubah, guru itu adalah profesi," ujar Darwono dalam diskusi Penguatan Peran dan Kualitas Guru di Hotel Sofyan Betawi, Menteng, Jakarta, Minggu (29/11/2015).
Iwan mencontohkan pengabdian seorang ustadz dan guru bisa dilihat di pondok pesantren atau madrasah. "Banyak ustadz dan guru yang mengabdi di pondok pesantren dan madrasah. Karena mereka sangat memiliki dedikasi tinggi untuk pengembangan anak didiknya," katanya.
Ia juga menambahkan jika madrasah atau pondok pesantren masih dipandang kelas dua oleh masyarakat maupun pemerintah "Tapi kenyataanya lulusan madrasah juga banyak yang bersaing dan banyak diterima di dunia kerja," ucap dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
-
Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam
-
Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump
-
Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI
-
Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital
-
PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif
-
Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta