Suara.com - PT Rotua milik terpidana kasus ilegal loging dan pencucian uang Labora Sitorus mengutus petugas sekuriti atau Satpam untuk menghadiri panggilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sorong atas pengaduan mantan karyawan perusahaan itu.
Anggota DPRD Kota Sorong Fraksi Amanat Indonesia Raya Sjafrudin Sobonnama di Sorong, Rabu mengatakan, PT Rotua sangat merendahkan panggilan DPRD dengan mengutus seorang sekuriti.
Dia mengatakan, fungsi DPRD memfasilitasi dan mencari solusi jika ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sehingga dewan memanggil PT Rotua karena ada pengaduan dari mantan karyawan perusahaan tersebut.
"DPRD sangat kecewa karena perusahaan hanya mengutus seorang sekuriti yang tidak mengetahui permasalahan hadiri panggilan wakil rakyat," katanya.
Dia minta agar Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong memberikan surat teguran kepada manajemen PT Rotua yang merendahkan panggilan DPRD.
Dikatakan, DPRD akan memanggil kembali manajemen PT Rotua untuk duduk berdialog dengan mantan karyawan perusahaan itu dan jika mereka tidak menghadiri panggilan tersebut maka DPRD akan meminta kepolisian untuk menghadirkan manajemen perusahaan yang bersangkutan.
Koordinator mantan karyawan PT Rotua F Fakdawen yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa pihaknya mengadu kepada DPRD sebab perusahaan milik terpidana Labora Sitorus tersebut memecat mereka tidak sesuai prosedur serta tanpa pesangon. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati