Kesaksian Bos Freeport Indonesia dalam sidang MKD, Kamis (3/12/2015)
Nama Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan disebut-sebut dalam pertemuan Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha Reza Chalid. Pertemuan itu membicarakan perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia.
Maroef mengatakan,nama Luhut yang muncul itu disebut-sebut supaya meyakinkan dirinya bila masalah perpanjangan kontrak PT. Freeport ini akan berjalan lancar.
"Lawan (bicara saya) berusaha meyakinkan saya bahwa dalam urusan ini (lawan bicara Maroef) bisa (meyakinkan). Sehingga saya (lawan bicara Maroef) bisa menegosiasi ini sebagai upaya penjaminan, dengan menyebut nama Luhut," kata Maroef di persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Kamis (3/12/2015).
Maroef hadir sebagai saksi sekaligus perekam pembicaraan antara ketiga orang tadi. Dia menegaskan, dalam pembicaraan ini pun mengarah kepada upaya meminta saham PT. Freeport Indonesia.
"Kalau disebut diperas, bukan otoritas saya, itu pengadilan. Tapi di situ ada upaya untuk meminta sesuatu, yaitu saham. Itu dalam meminta untuk melakukan bisnis," tambahnya.
Maroef kemudian menerangkan bila usai peristiwa pada 8 Juni itu, dia hanya memberikan rekaman tersebut kepada Menteri ESDM Sudirman Said. Dia pun menegaskan setelah peristiwa itu, tidak ada peristiwa lain sampai kasus ini dilaporkan ke MKD oleh Sudirman.
"Tidak ada (komunikasi) lagi dengan mereka," ujar dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Jarang Hadir Rapat, Bambang Soesatyo Dilaporkan ke MKD DPR RI
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Jadi Penyumbang Produksi Terbesar, Kapan Tambang Bawah Tanah Freeport Bisa Operasi Kembali
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius