Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memeriksa Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin terkait rekaman percakapan Ketua DPR RI Setya Novanto dalam dugaan permintaan jatah saham PT Freeport Indonesia
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Amir Yanto mengatakan jika pemeriksaan mantan Wakil Kepala Badan Intelejen Negara itu merupakan pemeriksaan lanjutan.
"Beliau (Maroef Sjamsoeddin) datang ke Kejagung sekitar pukul 00.30 WIB untuk dimintai keterangan lanjutan," kata Amir ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (4/12/2015).
Dia mengatakan tidak ada unsur paksaan dalam pemeriksaan tersebut. Menurutnya, Maroef bersedia diperiksa lagi setelah dirinya menjalani persidangan di Mahkamah Dewan Kehormatan (MKD) DPR.
"Jadi gini Pak Maroef itu kan paginya dimintai keterangan sampai sekitar jam 09.30 WIB. Sebelum selesai, kita tawarkan Pak Maroef mau dilanjutkan apa tidak, Pak Maroef minta dilanjutkan, makanya dilanjutkan setelah sidang MKD," kata Amir.
Dikatakan Amir, pihaknya pun telah menawarkan kepada Maroef untuk diperiksa kembali. Bahkan Maroef juga dipersilahkan untuk berisitirahat.
"Sebelum dimintai keterangan kita tawarkan dulu mau sekarang apa nanti, pak Maroef mintanya dilanjut. Jadi kita kasih istirahat pak Maroef sekitar setengah jam. Saya tegaskan lagi, itu memang kehendak beliau memberikan keterangan lanjutan," katanya.
Amir menambahkan jika pemanggilan Maroef hanya dimintai keterangan. Kasus ini pun, lanjutnya, masih dalam tahap penyelidikan.
"Sekali lagi saya tegaskan ini masih dalam tahap penyelidikan bukan penyidikan jadi Pak Maroef dimintai keterangan bukan diperiksa," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi
-
Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama
-
BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi
-
Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
-
Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan
-
Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas
-
Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat
-
Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral
-
Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!