Suara.com - Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Metro Jaya Kombes Polisi Musyafak mengatakan polisi telah menemukan identitas satu korban tewas dari kecelakaan maut Metromini VS KRL yang sebelumnya belum terindentifikasi.
Menurutnya, identitas dari korban kecelakaan maut itu ditemukan usai pihak keluarga mengklaim mengenali ciri-ciri korban saat mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Selasa (7/12/2015). Adapun jenazah tersebut bernama Andi (38) warga Desa Banyu Asih RT 02/01, Kelurahan Banyu Asih, Mauk, Tangerang.
"Ibu, bapak, dan adik korban datang dan klaim itu merupakan keluarga korban," katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (9/12/2015).
Namun, Musyafak mengaku pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan DNA terhadap pihak keluarga dan korban.
"Kalau tanda-tanda sekunder cocok tetapi besok baru hasil dari tim forensik keluar," katanya.
Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan seorang korban tewas kecelakaan kereta rel listrik komuter (KRL) dan metromini belum teridentifikasi. Karena tidak ada keluarga yang mengambil di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Tercatat 18 orang tewas dan delapan orang terluka akibat kecelakaan maut itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah