Suara.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tidak akan mendatangkan pengusaha Riza Chalid untuk dimintai keterangan di skandal 'Papa Minta Saham'. Sebab MKD kesulitan memanggil Riza.
Ketua MKD Surahman Hidayat menjelaskan Riza dicurigai tengah berada di luar negeri. Namun tidak diketahui keberadaan pastinya.
"Ya, susah manggilnya, jadi tidak dilanjutkan. Sudah dua kali juga kan nggak sampai ke alamatnya, orangnya sudah ke luar negeri entah di mana ya kan," ujar Surahman usai rapat internal di MKD, Gedung Nusantara II, DPR, Jakarta, Senin (14/11/2015).
Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad. Kata di, pemanggilan Riza Chalid tidak dilanjutkan, dengan alasan posisi yang sulit dijangkau.
"Sementara pemanggilan Riza tidak dilanjutkan, karena dua kali dipanggil tidak datang. Informasinya ke luar negeri," kata Dasco.
Dasco menilai, pemanggilan Riza Chalid penting. "Kita tadi banyak masukan. Kita banyak melihat fakta persidangan dan mendapatkan bukti sehingga cukup bisa disimpulkan,", ucap Dasco.
MKD pun harus 'kebut' menyelesaikan sidang ini sebelum masa reses.
"Kita tidak ingin lama-lama. Kita tidak ingin molor waktu, kan kita menjawab tuntutan dan harapan masyarakat bahwa kasus ini segera selesai. Kita akan sampaikan sebelum reses, agar segera masalahnya cepat selesai," ungkap Dasco.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT