Suara.com - Kepolisian Polda Metro Jaya tengah mengejar kelompok teroris yang diketahui merencanakan teror malam pergantian Tahun Baru 2016. Identitas para teroris sudah ketahuan.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Tito Karnavian mengaku sudah menerjunkan tim untuk memburu mereka. "Ada tim yang sedang bekerja keras mengejar kelompok-kelompok yang sudah teridentifikasi," kata Tito di gedung Ecvention, Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Senin (28/12/2015).
Mantan Kapolda Papua itu mengklaim mempertebal pengamanan di objek-objek vital yang dianggap rawan jadi incaran kelompok teroris di Jakarta dan sekitarnya. Itu untuk pencegahan.
"Yang jelas kita memperkuat pusat hiburan, hotel-hotel kita perkuat dengan satuan pengamanan setempat," kata Tito.
Lebih lanjut, Tito memastikan jika hingga saat ini belum ada kabar mengenai ancaman yang dilakukan kelompok teroris. Pasalnya, Tito mengklaim pihaknya telah mengetahui keberadaan dari jaringan teroris tersebut.
"Belum ada, karena kita sudah tahu kelompoknya," katanya.
Sebelumnya penangkapan terduga teroris dilakukan di Gerbang pintu masuk perumahan taman harapan baru, Bekasi. Mereka ditangkap, Rabu (23/12/2015) sekitar pukul 07.15 WIB.
Polisi menyita barang bukti. Di antaranya 1 buah fotocopy buku kursus peledakan, 1 lembar kertas berisi daftar nama ikhwan dan akhwat yang ada di penjara maupun yang ada di Suriah, sejumlah KTP dan beberapa kartu ATM.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku