Suara.com - Pengamanan menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2016 ditingkatkan setelah otoritas keamanan mendeteksi peningkatan ancaman dari kelompok teroris.
Direktur Program Maarif Institute Abdullah Darraz mengatakan hal itu tidak perlu dikhawatirkan.
"Saya kira kita tidak perlu lagi merisaukan karena sebetulnya itu adalah ulah segelintir orang yang putus asa, walaupun kami juga mengutuk keras berbagai macam ancaman, kekerasan, terorisme atas nama agama," kata ketua pelaksana acara Jambore Pelajar Seluruh Pulau Jawa itu saat kunjungan ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).
Acara Jambore Pelajar Seluruh Pulau Jawa yang dilakukan menjelang Natal juga tidak terpengaruh isu itu. Pelajar yang ikut jambore hari ini mengunjungi dua situs keagamaan di Jakarta, yaitu Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.
Abdullah menambahkan kegiatan jambore yang ketiga kali ini juga sekaligus wujud pemberian pemahaman terhadap toleransi antarumat beragama.
Kegiatan ini sebagai antisipasi atau upaya preventif untuk generasi muda mengenai terorisme dan intoleransi perilaku diskriminasi terhadap umat agama lain.
"Caranya memperlihatkan realitas perbedaan yang ada. Ketika kami memperkenalkan peserta mengenai itu, insya Allah tidak akan ada ancaman seperti itu," kata Abdullah.
Yang dirisaukan Abdullah bukan ancaman terorisme, melainkan masuknya paham asing yang tidak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.
Acara Jambore Pelajar Seluruh Pulau Jawa digelar selama enam hari, mulai 20 - 26 Desember 2015. Kegiatannya, antara lain kunjungan ke sejumlah tempat, kemarin ke Balai Kota Jakarta, hari ini ke Istiqlal dan Katedral serta KPK. (Eva Aulia)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan
-
Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen demi Stabilitas Politik Nasional
-
Darurat Limbah! Menteri LH Gugat PT Biotek Saranatama Usai Pestisida Racuni Sungai Cisadane
-
Korupsi Bea Cukai Makin Canggih! Mantan Petinggi KPK Bongkar Modus Baru Berbasis Digital
-
Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas
-
Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!
-
KASBI Dorong Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga
-
Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air