Suara.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid meminta kepolisian mengusut tuntas kasus pembuatan dan peredaran terompet berbahan sampul Al quran, termasuk mencari aktor intelektual yang mungkin terlibat mengingat peristiwa serupa beberapa kali terulang.
"Peristiwa ini telah berulang kali terjadi seperti kasus celana jeans dan kaos bertuliskan ayat Quran, kasus sandal berlafadz Allah dan lainnya yang terjadi belakangan," kata Sodik lewat keterangan persnya yang diterima, di Jakarta, Selasa.
Menurut Sodik, ketika kasus serupa muncul sekali maka umat Islam dan masyarakat masih berpikir hal itu akibat kelalaian atau akibat keluguan para pelaku.
Tetapi ketika peristiwa ini berulang terus, maka wajar jika masyarakat berpikir ada aktornya atau ada skenario di balik rentetan pelecehan ayat suci dan pelecehan Tuhan tersebut.
"Di zaman Orde Baru pekerjaan seperti ini sering dilakukan oleh Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) dengan tujuan terus-menerus membangun konflik di masyarakat agar masyarakat lemah dan pemerintah makin superior dan juga agar masyarakat tidak sempat berpikir apalagi mengkritisi perilaku pemerintah pada saat itu," katanya.
Sodik menduga hal serupa dapat dilakukan kembali oleh aktor intelektual di masa kini. Dari itu, dia meminta aparat kepolisian untuk mengusut kasus ini, tidak hanya sebatas menangkap para produsen dan pengedar terompet Al quran seperti kasus sandal berlafadz Allah.
Lebih dari itu, kata Sodik, mengusut siapa dan dari mana aktor yang secara berkala membuat pekerjaan rumah bagi bangsa dan ummat beragama ini.
Sodik mengatakan, pada masa transisi menuju alam kebebasan dan demokrasi yang sedang dibangun di Indonesia, berisiko sering munculnya konflik horizontal di masyarakat termasuk antarkelompok beragama.
Jika aktor sesungguhnya yang sengaja membangun riak-riak konflik ini tidak ditemukan dan dihentikan, masih kata dia, maka hal ini akan semakin menyuburkan dan menumbuhkembangkan konflik di masyarakat. [Antara]
Berita Terkait
-
CERPEN: Di Kala Terompet Tahun Baru Berkumandang
-
Warga Antusias Rayakan Tahun Baru di Bundaran HI Meski Tanpa Kembang Api: yang Penting Jalan-Jalan
-
Penjualan Terompet Tahun Baru di Asemka Sepi, Pedagang Keluhkan Larangan Kembang Api
-
Panen Cuan Jualan Pernak-pernik Tahun Baru 2025, Pedagang Bisa Raup Jutaan dalam Semalam
-
Hukum Meniup Terompet Tahun Baru Menurut Buya Yahya, Boleh atau Tidak?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan
-
Kerap Jadi Sorotan, Ini Tugas dan Fungsi Jampidsus Serta 7 Jaksa Agung Muda di Kejagung
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia