Suara.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, Budi Suharto SH, M.Si, meninggal dunia diduga akibat serangan jantung, Rabu (30/12) sekitar pukul 04.30 WIB di Rumah Sakit (RS) Siloam Surabaya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Surakarta Hari Prihatno, mengatakan, di Solo, Rabu, jenazah almarhum Budi rencananya akan dimakamkan di pemakaman umum Pracimaloyo Makam Haji, Surakarta, Rabu (30/12) sekitar pukul 16.00 WIB.
Ia mengatakan, jenazah Budi Suharto sekarang masih dalam perjalanan dari Surabaya menuju ke Solo dengan kendaraan darat. Budi sedang menjalankan tugas dalam kunjungan kerja di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, katanya.
"Ya kami memperkirakan jenazah tiba di Solo nanti sekitar pukul 13.00 WIB menuju ke rumah duka di Jalan Sawo I No 3 Solo. Setelah diterima keluarga langsung diserahkan ke Pemkot Surakarta dan disemayamkan di Pendapi Gedhe, Balai Kota Surakarta dan setelah dilakukan upacara penghormatan terakhir terus diberangkatkan ke pemakaman umum Pracinoloyo," katanya.
Ia mengatakan, kepada segenap pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Surakarta, beserta masyarakat Surakarta beserta kerabat atau teman yang akan memberikan penghormatan terakhir bisa datang di kompleks Balai Kota sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatannya terakhir.
Dikatakannya, almarhum yang lahir di Madiun, 18 Maret 1964 diangkat menjadi PNS di Pemkot Surakarta 1 November 1989, dan telah menduduki berbagai jabatan di antaranya sebagai Sekretaris Daerah Pemkot Surakarta, termasuk saat Joko Widodo (Jokowi) dan FX hadi Rudyatmo menjabat Wali Kota. Terakhir almarhum dilantik menjadi Penjabat (PJ) Wali Kota Surakarta, saat FX Hadi mengundurkan diri sebelum Pilkada 2015.
Almarhum Budi Suharto meninggalkan seorang istri Tri Marita, SH dan dua anak yaitu Adelia Nurul Fadhilah dan Fadhillah Novita Kaloka. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
-
Profil Bonatua Silalahi, Sosok Peneliti yang Berhasil Buka Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora
-
Kejagung Bongkar Korupsi Ekspor CPO & POME, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Hadirkan 'Wajah Humanis', 1.060 Polisi Siaga Kawal Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR
-
Kerugian Negara Ditaksir Rp14 Triliun, Kejagung Mulai Lacak Aset 11 Tersangka Perkara Ekspor CPO
-
8.000 Personel TNI Dikirim ke Gaza untuk Misi Damai, Disebut Bakal Lucuti Hamas