Suara.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan memprioritaskan pengamanan Tahun Baru di 13 daerah yang dinilai memiliki potensi ancaman keamanan.
"Ada 13 daerah rawan pada tahun baru, daerah-daerah ini yang jadi fokus," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan di kantornya, Jakarta, Rabu.
Menurut dia, daerah-daerah rawan tersebut di antaranya adalah Jawa Tengah, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Papua, Papua Barat, Ambon, Sumatera Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.
"Penjagaannya akan berlapis-lapis, mulai dari pengamanan terbuka hingga tertutup," katanya.
Terkait personel yang akan dikerahkan Markas Besar Polri, Anton menjelaskan jumlahnya akan sama dengan pengamanan saat perayaan Natal lalu.
Polri berencana mengerahkan dua pertiga kekuatannya dengan dibantu TNI dan pemerintah daerah setempat, hingga mencapai 150 ribu personel.
Mabes Polri akan tetap menerapkan siaga satu bagi anggotanya menghadapi perayaan Tahun Baru. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari
-
Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!
-
1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung
-
Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?
-
Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!
-
Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total