Suara.com - Mahkamah Partai Golkar meminta untuk melaksanakan musyawarah nasional sebelum Oktober 2016 untuk mengisi kekosongan kepengurusan partai.
Setelah Kementerian Hukum dan HAM mencabut surat keputusan kepengurusan partai hasil munas di Ancol, Jakarta Utara, pimpinan Agung Laksono, kemudian tidak mengakui hasil munas di Bali pimpinan Aburizal Bakrie, lalu kepengurusan hasil munas di Riau selesai, sekarang keputusan tertinggi ada di Mahkamah Partai Golkar.
Juru bicara DPP Partai Golkar hasil munas di Ancol, Leo Nababan, mengatakan Agung siap mengikuti keputusan Mahkamah Partai Golkar.
"Kami tetap inginkan munas bersama. Tapi Pak ARB saya lihat belum ada niat," kata Leo kepada Suara.com, Jumat (1/1/2016).
Leo mengatakan Agung telah membentuk tim tujuh untuk penyelenggaraan munas bersama.
"Kita berharap direspon oleh Pak ARB. Bila tidak, sebagaimana keputusan Mahkamah Partai Golkar, Pak Agung Laksono bikin munas sendiri dan nanti akan diajukan ke Menkumham," katanya.
Leo memuji sikap Agung yang menurutnya selama ini sangat terbuka untuk bekerjasama dengan Aburizal.
Dia menyontohkan menjelang pilkada serentak 9 Desember 2015, Agung memberikan kesempatan kepada kubu Aburizal ikut dengan membentuk tim lima.
"Sekarang, jangan ada yang ngotot-ngototan dan merasa benar," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS