Suara.com - Aparat Polres Jakarta Utara telah menangkap lelaki berinisial DH (24) lantaran telah melakukan pembunuhan terhadap korban berinial WM (21). Tak hanya membunuh WM, pelaku juga melukai dua korban berinisial NR (23), WR (21).
Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Susetio Cahyadi mengatakan, peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Telaga Murni III, Sunter Jaya, Jakarta Utara, pada Minggu (27/12/2015) sekiar pukul 23.00 WIB.
Menurutnya, saat itu, ketiga korban dan pelaku yang berprofesi sebagai buruh lepas itu tengah asik nongkrong sambil menenggak minuman keras. Namun, pelaku emosi karena diejek ketiga korban. Saat itu juga, kata Susetio pelaku langsung mengeluarkan celurit di celananya dan menebaskan senjata tajam itu ke arah ketiga korban.
"Langsung lah dia secara membabi buta mengeluarkan celurit hingga mengenai pelipis NR, punggung WR pun juga terkena sabetan. Namun yang paling parah ini WN (Wahyu Mustofa) karena dadanya terkena sabetan celurit, hingga tembus ke jantung," kata Susetio di Mapolres Jakarta Utara, Minggu (3/1/2016).
Susetio mengatakan jika pelaku ditangkap di wilayah Kelapa Gading usai melarikan diri dari kejaran petugas. Lebih lanjut, Susetio mengatakan pihaknya pun telah memeriksa delapan saksi yang melihat kejadian tersebut.
"Eksekutornya Dedi, yang lain masih menjadi saksi," kata Susetio.
Atas perbuatanya, pelaku dikenakan pasal 338 KUHP juncto 351 KUHP dengan ancaman hukuman pidana di atas lima tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung