Suara.com - Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra Nizar Zahro mengatakan, manajemen Lion Air harus segera berbenah. Sebab, sejumlah peristiwa yang merugikan masyarakat, terjadi pada maskapai ini.
"Adapun bagi manajemen Lion harus berbenah total untuk memberikan sanksi secara tegas agar selalu mendapatkan penilaian yang negatif dari konsumen Lion sendiri," kata Nizar dihubungi, Jakarta, Senin (4/1/2016).
Hal itu dikatakan Nizar terkait pencurian bagasi yang dilakukan pegawai Lion Air di Bandara Sukarno-Hatta beberapa waktu lalu.
Dia menyarankan, Lion Air untuk melakukan reformasi total kepegawaiannya serta memberikan kesejahteraan yang pantas. Supaya peristiwa-peristiwa yang mencoreng nama Lion Air tidak terjadi lagi.
"Harus mereformasi total seluruh pegawainya intinya lakukanlah pembinaan pegawai secara baik dan bilamana berkaitan dengan kesejahteraan pegawainya yang kurang, sehingga melakukan pencurian bagasi, maka naikkanlah gaji nya sesuai UMR yang di tetapkan pemerintah," kata Nizar.
Untuk kasus ini, Nizar menyerahkan seluruhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pidananya. Supaya kasus ini tidak berulang kembali.
"Untuk kejadian yang selalu berulang yang dilakukan pegawai ini, Lion Air harus bertindak dan mengusut secara tegas pencurian dan penadahnya. Pihak kepolisian juga harus menindak dengan Pasal 362 KUHP, 363 KUHP, dan 480 KUHP," tutur Politisi Gerindra ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi
-
Bupati Pekalongan Jadi Tersangka, KPK Beberkan Aliran Rp19 Miliar ke Kantong Pribadi hingga Keluarga