Suara.com - Sampai, Rabu (6/1/2016) sore pendukung Ronny Setiawan, mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di sebuah petisi online menembus angka 43.372 pendukung. Mereka mengecam tindakan Rektor UNJ Djaali.
Ronny Setiawan dipaksa mundur sebagai mahasiswa. Dia di-drop out (DO) karena mengkritik kebijakan kampusnya.
Petisi dukungan Ronny itu diunggah Ahmad Firdaus yang mengaku sebagai Koordinator Aliansi Mahasiswa UNJ Bersatu. Dalam petisi itu, Firdaus mengungkap kronologi pemecatan Ronny.
Firdaus pun mengungkapkan menyayangkan sikap Rektor UNJ yang telah bertindak sewenang-wenang dan dianggap membungkam sistem demokrasi kampus UNJ.
"Kami, Aliansi Mahasiswa UNJ Bersatu, menuntut Rektor UNJ untuk mencabut surat bernomor 01/SP/2016 tentang Pemberhentian Sebagai Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta," jelas Firdaus dalam petisi yang diunggah sejak Rabu pagi.
Sebelumnya, Ronny yang juga Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UNJ itu di-DO atasnama Rektor UNJ melalui surat keputusan rektor bernomor 01/SP/2016 tentang Pemberhentian sebagai Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dibacakan oleh Dekan Fakultas MIPA. Dia diberhentikan atas tuduhan tindak kejahatan berbasis teknologi dan aktivitas penghasutan.
Ronny tidak terima dengan sikap rektornya. Menurutnya alasan pemberhentiannya subjektif dan sulit di pertanggungjawabkan. Pemberhentian Ronny itu dilatarbelakangi oleh kasus penggusuran Kampus Fakultas MIPA. Demo itu dikoordinatori Ronny sendiri sebagai pimpinan BEM UNJ.
Sampai saat ini Ronny belum mengangkat telepon atau dihubungi untuk dimintai konfirasi. Begitu juga pihak UNJ.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari
-
Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!
-
1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung
-
Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?
-
Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!
-
Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total