Suara.com - Donald Trump mengancam akan membatalkan rencana investasi sebesar £700 juta (Rp14 triliun) jika dilarang masuk ke Inggris.
Pada tanggal 18 Januari, parlemen Inggris akan mengadakan debat dan membahas soal petisi yang sudah ditandatangani oleh lebih dari setengah juta orang. Isi dari petisi tersebut adalah untuk melarang Trump masuk ke Inggris.
Petisi online ini diajukan di situs parlemen Inggris setelah Trump mengusulkan agar orang-orang Muslim dilarang masuk ke AS pada awal Desember tahun yang lalu.
Trump memiliki 2 lapangan golf di Skotlandia, yakni Trump International Golf Links di Aberdeenshire dan Lapangan Turnberry di Ayrshire.
George Sorial, wakil presiden eksekutif Trump Organisation, memperingatkan bahwa investasi saat ini dan pada masa depan akan ‘segera berakhir’ jika perjalanan Trump dibatasi oleh parlemen Inggris.
”Organisasi Trump telah berencana untuk menginvestasi lebih dari £200 juta (Rp 4 triliun) pada pembangunan Resort Trump Turnberry,” kata Sorial.
“Pekerjaan kami banyak didukung oleh masyrakat lokal dan telah menciptakan ratusan pekerjaan di kawasan Ayrshire,” sambung Sorial.
“Pada masa depan, kami berniat untuk mengembangkan Trump Turnberry dan akan mengivestasikan jutaan Poundsterling lagi di lokasi itu. Investasi tersebut akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan untuk Ayrshire Selatan dan Skotlandia,” ujar Sorial
“Tambahan pula, kami berencana untuk menigvestasikan £500 juta untuk perkembangan selanjutnya di Trump International Golf Links, Aberdeen,” pungkasnya.
Kendati demikian, menurut salah satu anggota parlemen Inggris yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Seleksi Petisi, Helen Jones, debat tersebut belum tentu akan melarang Trump masuk ke Inggris.
“Dengan menjadwalkan debat dari petisi ini, Komite ini tidak menyatakan pandangan apakah atau tidak Donald Trump seharusnya dilarang masuk ke Inggris,” kata Jones. (Dailymail)
[Meg Phillips]
Tag
Berita Terkait
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Apa itu Demo "No Kings" di Amerika? Gerakan Massal Warga Turunkan Donald Trump
-
Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah
-
Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'
-
Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!