Suara.com - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah seolah tak terima didesak agar dirinya mundur dari jabatannya. Ia mempertanyakan mengapa dirinya diperlakukan seperti itu, yaitu menjadikannya sebagai posisi tawar bagi mantan menteri itu untuk selamat dari jerat hukum.
"Saya bertanya mengapa dibeginikan, yang jelas di luar sana ada otoritasnya," katanya.
Dia berharap, kader PKS yang pernah menjabat sebagai menteri di era SBY itu kembali kepada sistem dan mekanisme di internal PKS serta tidak perlu membuat penggalangan opini.
Menurut dia, internal PKS yang mengatur adalah aturan bukan orang perorang sehingga siapapun yang memimpin akan tetap berjalan karena melaksanakan aturan.
"Di PKS tidak ada feodalisme dan senioritas. Siapa yang benar dan hafalan Alquran paling banyak maka dia bisa menjadi imam (pemimpin)," ujarnya.
Sementara itu Fahri mengomentari terkait pernyataan anggota Majelis Pertimbangan Partai PKS Tifatul Sembiring yang meminta Fahri jangan melawan partai. Menurut dia, dirinya tidak melawan partai namun ingin memperjelas permasalahan agar selesai.
"Tifatul jangan menggunakan terminologi feodal misalnya kata-kata jangan melawan partai atau mengatakan saya masih muda," ujarnya.
Menurut dia, bahasa kekuasaan seperti itu membuat anak-anak muda di PKS menjadi kesal karena tradisi partainya tidak dibangun atas dasar feodalisme dan senioritas. (Antara)
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
-
Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal
-
Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi
-
Fahri Hamzah Merespons Pernyataan Saiful Mujani Soal 'Jatuhkan Prabowo'
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
Terkini
-
Hingga Triwulan II 2026, BRI Kantongi Laba Rp31,2 Triliun dan Dorong Kredit UMKM
-
Ekonomi Kerakyatan Terus Digerakkan, BRI Kantongi Laba Rp31,2 Triliun
-
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
-
Cara Menghitung Panjang Sisi Persegi Jika Hanya Diketahui Kelilingnya, Lengkap dengan Soal
-
KPR dan KKB Naik Daun, Begini Rapor Keuangan BBRI hingga Juni 2026
-
Sunscreen Viva Bisa Mencerahkan? Cek Klaim Resmi dan Review Pengguna
-
Grand Canyon Banjir Bandang Sapu Infrastruktur Park Service, 20 Pendaki Hilang
-
Awas, Jantung Bisa Jebol! Ini Bahaya Nyata Begadang Buat Kamu yang Sering Doom Scrolling
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Catat Laba Rp31,2 Triliun hingga Semester I 2026
-
Disrupsi Aviasi Global: Kecerdasan Buatan Mulai Latih Staf Bandara Hadapi Lonjakan Turis Asing