Suara.com - Pemerintah Singapura mengutuk aksi serangan bom dan penembakan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016), yang menelan 17 korban tewas dan luka-luka. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Singapura (MFA).
"MFA amat terkejut ketika mengetahui rangkaian ledakan di Jakarta yang menargetkan warga sipil tidak berdosa. Kami mengutuk serangan ini dan menyampaikan bela sungkawa bagi keluarga para korban. Kami mendukung Pemerintah Indonesia dalam upayanya untuk menyeret mereka yang bertanggung jawab ke meja hijau," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Singapura.
Dalam unggahan di laman Facebooknya, Kamis, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan bahwa ia "memantau situasi di Jakarta dengan seksama", dan mengimbau warga negara Singapura di Jakarta untuk menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Ibu Kota Jakarta.
Dalam postingan terpisah, Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Masagos Zulkifli mengaku amat sedih atas jatuhnya korban dan kerusakan yang diakibatkan oleh serangan bom di Jakarta.
"Aksi kekerasan ini adalah aksi pengecut dan harus dikutuk. Sebagai negara tetangga, kami kesal dengan apa yang terjadi karena kami amat dekat satu sama lain. Tapi Indonesia adalah selalu menjadi kawan baik bagi Singapura. Saya punya banyak kenangan atas keramahtamahan dan sikap bersahabat dalam kunjungan saya selama bertahun-tahun," kata Zulkifli.
Perhatian dan ungkapan bela sungkawa juga datang dari Menteri Komunikasi dan Informasi Yaacob Ibrahim, Menteri Sosial dan Pengembangan Keluarga Tan Chuan-Jin, serta Menteri di Kantor Perdana Menteri Chan Chun Sing.
MFA mengatakan, Kedutaan Besar Singapura di Jakarta sedang menghubungi warganya yang berada di Jakarta untuk memastikan keselamatan mereka. Kedubes Singapura juga akan terus memantau perkembangan situasi di Ibu Kota. (ChannelNewsAsia)
Tag
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh
-
Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri