Suara.com - Suasana di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat pasca aksi teror dan baku tembak antara petugas kepolisian dengan kelompok bersenjata sudah berangsur-angsur kembali kondusif. Aksi Bom di kawasan Thamrin ini terjadi sekitar pukul 10.40 WIB.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal mengupdate data korban ledakan bom di Thamrin menjadi 31 orang. 24 orang mengalami luka-luka dan 7 orang diantaranya meninggal dunia.
Iqbal menjelaskan 24 korban luka-luka ini terdiri dari 5 anggota polri, 4 Warga Asing (1 orang Belanda, 1 orang Austria, 1 orang Jerman, 1 orang Aljazair) dan 15 orang warga Sipil.
"Dari 7 meninggal dunia (diduga 5 diantaranya pelaku). Terdiri dari 1 WNA dari Kanada dan 6 WNI," kata Iabal kepada wartawan, Kamis (14/1/2016).
Adapun ke 31 korban lukan dan meninggal dunia saat ini berada di sejumlah Rumah Sakit di Jakarta, dengan perincian sebagai berikut :
1. RSCM 4 korban : 1 Anggota Polri dan 3 warga Sipil
2. RS. Gatot Subroto 9 korban : 2 Anggota Polri dan 5 Warga sipil
3. RS Abdi Waluyo 6 Korban : 1 Anggota Polri, 1 Security Polda, 3 Warga Sipil Dan 2 Warga Asing ( Jerman dan Austria )
4. RS. Kramat Jati 7 Korban (MD) belum teridentifikasi masih proses otopsi
5. RS. Husada 1 Warga Sipil
6. RS. Tarakan 1 Warga Sipil
7. RS. MMC : 3 orang (sipil)
Nama-nama korban yang dirawat di Rumah Sakit, Gatot Subroto yakni:
1. Aiptu Dodi Maryadi - anggota lantas (Luka tembak di perut)
2. Aiptu Budiyono - anggota provost Jakarta Pusat (luka tembak di perut)
3. Aiptu Budi Rachmat- anggota lantas (Luka tembak di dada kiri)
4. Anggun Aetiasari (luka kaki kanan)
5. Chairul ( luka punggung kanan dan tangan kanan)
6. Yonahen Antonius Maria, WNA Belanda (luka tangan kiri patah dan tempurung kaki pecah)
7. Morat Armeswali, WNA Al-jazair (luka di dada kiri dan kaki kiri patah)
8. Agus Kurnia (luka pusing dikepala)
9. Permana (luka punggung kiri)
Korban yang dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo yakni:
1. Aiptu Deni - anggota lantas (luka di kaki)
2. Indah Puspita Sari (luka dikening sebelah kiri dan perut memar)
3. Mira Puspita (luka kaki kanan dan jilbab terbakar)
4. Venosia Dyah Mavianti (luka robek di kepala belakang)
Sedangkam korban yang dibawa ke Rumah Sakit Abdi waluyo yakni:
1. Aiptu Suhadi- anggota lantas (Luka tembak di punggung 2 kali )
2. Rais - security starbucks ( luka tembak di kepala)
3. Aldi Tardiansyah, security starbucks (Luka serpihan di telinga)
4. Afrizal (luka serpihan di dahi dan siku kiri)
5. Stoifl, WNA Austria (luka robek pergelangan tangan kanan dan kiri)
6. Frank Feunen - WNA Jerman ( luka robek di dahi dan leher)
Dilarikan ke Rumah Sakit Husada
1. Rititwi Putra ( luka dibagian punggung kiri belakang)
Rumah Sakit Tarakan
1. Brigadir Suminto - anggota lantas ( luka tembak di bagaian tangan sebelah kiri tembus ke ketiak)
Rumah Sakit MMC
1. Adi saputro (luka kepala bagian kiri)
2. Jhon (trauma)
3. Miss. Meisy sabartian (luka bagian mata kaki kiri)
Berita Terkait
-
Usut Kematian Sutrimo, Puslabfor Polri Periksa Sampel Forensik dari Klinik Mordent
-
Bantal Hijau dan Kotak Hitam, Kunci Misteri Tewasnya Sutrimo di Klinik Tua?
-
Jangan Sisakan Ruang Spekulasi! Polisi Diminta Usut Tuntas Kematian Tak Wajar Sutrimo
-
Cegah Spekulasi Liar, DPR Desak Polisi Bongkar Fakta di Balik Kematian Karumga Eks Jampidsus
-
Paperbag hingga Koper, Begini Cara Sindikat Internasional Sembunyikan 8.698 Etomidate di Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan