Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi merata di hampir seluruh wilayah Jabodetabek, Senin (25/1/2016) pagi hingga siang.
Hujan itu turun di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, dan Kepulauan Seribu. Intensitas hujan sedang pada pagi hari. Wilayah lainnya, yaitu Bekasi dan Bogor akan mengalami hujan ringan.
BMKG memperkirakan hujan juga akan mengguyur seluruh wilayah Jabodetabek pada siang hari. Wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang di siang hari.
Sementara daerah lainnya seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat pada siang hari diramalkan mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Kondisi cuaca hujan di Jabodetabek mereda pada malam hari, di mana BMKG memprakirakan bahwa beberapa wilayah seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, Tangerang pada kondisi langit berawan.
Namun di wilayah lain seperti Jakarta Utara, Jakarta Timur, Bekasi, dan Bogor diperkirakan masih mengalami hujan dengan intensitas ringan di malah hari.
Selain itu, Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta menyebutkan bahwa Jabodetabek termasuk dalam wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang dalam tiga hari mendatang.
BPBD DKI Jakarta menyebutkan pula bahwa genangan air masih terjadi di sejumlah ruas jalan akibat hujan deras yang mengguyur Ibu Kota, Minggu (24/1/2016), sejak pukul 20.00 WIB.
Beberapa ruas jalan yang tergenang air tersebut antara lain Jalan Pintu 1 Gelora dengan kedalaman air 10-15 centimeter, Jalan Prapatan Senen dengan kedalaman air 10-15 centimeter, Jalan Joglo Raya dengan kedalaman air 15-20 centimeter, Jalan Srengseng Raya dengan kedalaman air 20-30 centimeter, dan Jalan Daan Mogot Rawa Buaya dengan kedalaman air 15-20 centimeter.
Sebelumnya, BMKG menyatakan puncak hujan untuk wilayah Jabodetabek terjadi pada 10 hari ketiga di Januari dan 10 hari pertama Februari 2016. Potensi hujan lebat diperkirakan akan menguat selama sepekan depan yang dipengaruhi oleh monsoon dingin Asia yang bergerak ke arah Australia melewati Indonesia.
"Kondisi ini perlu diwaspadai dari tanggal 25 Januari 2016," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Mulyono Rahadi Prabowo beberapa waktu lalu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan