Suara.com - Perdana Menteri (PM) Hongaria Viktor Orban menilai Indonesia negara yang sangat besar, stabil dan sangat prospekift untuk berinvestasi. Selain itu Indonesia sangat luas untuk sebuah negara.
"Kami merupakan anggota Uni Eropa. Dari perspektif Hungaria, Indonesia sebagai anggota G20 dan negara besar. Menurut kami Indonesia ini bukan negara, tapi sebuah benua. Kami melihat Indonesia memegang peranan penting," kata Viktor dalam konfrensi pers di kantor Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (1/2/2016).
Meski baru-baru ini terjadi serangan teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta tak menyurutkan niat Viktor untuk menjalin kerjasama dan berinvestasi di Indonesia. Menurut dia, Indonesia negara yang cepat bangkit dari serangan teror bom. Sehingga ia percaya Indonesia adalah negara aman untuk berinvestasi.
"Serangan teroris di Jakarta bisa diatasi dua dan tiga jam saja, ini merupakan rekor dunia dan membuktikan Indonesia negara stabil. Hungaria saat ini mencari kroni negara stabil, saya tekankan Presiden, bisnis penting tetapi kerjasama jangka panjang harus dilandasi persabahatan semua, satu sama lain saling mengenal," ujar dia.
Selain itu, ia menawarkan 50 beasiswa kepada anak-anak Indonesia untuk menempuh studi di Hongaria.
"Saya tawarkan Presiden (Jokowi) untuk mahasiswa Indonesia kuliah di Hungaria. Kami setuju 50 beasiswa pemuda-pemuda untuk memperkuat kerjasama Indonesia - Hungaria di masa yang akan datang. Terimakasih Presiden Indonesia juga akan menerima pengusaha-pengusaha Hungaria, terkait dengan luasnya wilayah Indonesia, kami fokus pada hal penting," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser