Suara.com - Kepala Sub Unit II Subdit III Direktorat tindak pidana umum (Ditpidum) Badan Reserse kriminal Mabes Polri Ajun Komisaris Polisi Chuck Putranto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait kasus Perdagangan organ tubuh manusia, berupa Ginjal yang tengah diselidiki.
"Kami ingin tahu bagaimana Standard Operating Procedure-nya (SOP) ,tapi saat ini belum karena masih memeriksa rumah sakit," kata Chuck saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2016).
Chuck menambahkan dengan koordinasi bersama IDI, Bareskrim berencana akan meminta beberapa keterangan ahli dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Lanjut Chuck terkait jumlah saksi yang ingin diperiksa. Ada 10 saksi tapi tidak menyebutkan dari mana.
"Nanti saat ini masih rahasia saja itu," ujar Chuck.
Sebelumnya Bareskrim Polri telah menangkap tiga pelaku penjual organ tubuh manusia berupa ginjal. Mereka berinisial Y, D dan HR. Mereka sudah menipu hampir sebanyak 15 orang.
Tiga pelaku tersebut saat ini sudah ditahan di Bareskrim Mabes Polri. Mereka diancam dengan Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO juncto Pasal 62 ayat (3) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Berita Terkait
-
Jakarta Geger Perdagangan Ginjal, Kabareskrim: Jadi Perhatian PBB
-
Bareskrim Geledah Rumah Tersangka Anggota Sindikat Penjual Ginjal
-
Tiga RS di Jakarta Terlibat Perdagangan Ginjal, Diduga Juga Liver
-
Sindikat Perdagangan Ginjal, Pemesannya Ada yang Pengusaha
-
Berhasil Jual Ginjal Rp90 Juta, Lalu Jadi Calo Ginjal
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum