Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Kota Bandarlampung Kombes Hari Nugroho mengatakan, Detasemen Khusus 88 Antiteror masih bekerja dan pihaknya belum bisa mengkonfirmasi terkait penangkapan terduga teroris di kawasan Panjang Bandarlampung.
"Tim dari pusat masih melakukan pengembangan, siapa yang ditangkap masih kita tunggu konfirmasinya dari ketua tim," kata Kapolresta di Bandarlampung, Selasa malam (2/2/2016).
Menurut dia, sejak pukul 17.00 WIB hingga 22.00 WIB masih berlangsung pengembangan.
"Sementara kami hanya bertugas melakukan pengamanan di lokasi sehingga tidak mengganggu jalannya pemeriksaan," kata dia seperti dikutip Antara.
Ia melanjutkan, pihaknya masih akan melakukan pengamanan terkait proses penangkapan tersebut.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, tim kepolisian telah melakukan pengintaian terhadap terduga teroris Edi Santoso alias Sukri selama tiga bulan terakhir.
Terduga penyandang dana bagi teroris itu dikabarkan pernah melarikan diri dari tangkapan polisi terkait perampokan salah satu bank di wilayah Pringsewu, Lampung.
"Intel polisi sudah memantau dan mengontrak di sekitar rumah yang ditangkap tersebut," ujar Lasmi yang merupakan teman kecil tersangka.
Ia melanjutkan, Edi tidak selalu menetap di rumah orang tuanya itu, terkadang menginap di tempat kakaknya atau mertuanya di daerah Durian Payung.
"Kalau informasinya, Edi termasuk dalam daftar pencarian orang yang terlibat dalam perampokan bank di Pringsewu, tapi lebih jelasnya juga belum tau seperti apa," katanya.
Berita Terkait
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Mia Khalifa Nangis Lebanon Dibom: AS dan Israel Negara Fasis Teroris
-
PBB Minta Israel Batalkan UU Hukuman Mati Warga Palestina
-
Densus 88 Kencangkan Pengawasan Jaringan Teror! Antisipasi Dampak Perang ASIsrael vs Iran
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!