Suara.com - Lebih dari 50 ribu penumpang terjebak di stasiun kereta di Guangzhou, Cina, pada Selasa (2/2/2016) karena penundaan perjalanan akibat cuaca, kata media pemerintah, awal menguntungkan untuk beberapa bagian negara menjelang tahun baru Imlek.
Antrean panjang jutaan orang, penundaan dan tiket habis pada 40 hari menjelang Festival Musim Semi Festival, yang menjadi liburan paling penting di negara itu, yang jatuh pada 8 Februari.
Pemerintah mengambil langkah darurat untuk meringankan kerumunan, yang meluap di stasiun kereta Guangzhou, dan "menghindari bahaya kepadatan berlebih", kata kantor berita Xinhua.
Media melaporkan jumlah pelancong itu, yang tertunda di stasiun kota selatan tersebut, mencapai 100 ribu orang pada Senin (1/2/2016).
Di dalam gambar yang ditunjukkan media pemerintahan itu terlihat ribuan orang berdesakan dalam garis luar stasiun.
Salju lebat yang jarang terjadi di sejumlah provinsi bagian timur dan pusat juga menyumbang keterlambatan, cuaca tersebut memperlambat jalannya kereta dan menutup jalan.
Xinhua mengatakan negara itu menguatkan rekor tingkat penumpang tahun ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Resep Kaya ala Orang Cina: Ketika Strategi yang Tepat Terlihat Seperti Hoki
-
4 Drama China yang Bakal Tayang di Bulan Mei, Mana yang Kalian Tunggu?
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Jakarta Andalkan Wisata Terintegrasi dan Kuliner Premium untuk Gaet Pasar Tiongkok
-
Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan