Suara.com - Lokasi penemuan bom peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara didorong menjadi pusat objek wisata. Lokasi ini bisa jadi objek wisata andalan.
Dorongan itu disampaikan Pemerhati Sejarah dan Kepurbakalan Kabupaten Pulau Morotai, Muhlis Esso. Kata dia, Pemkab setempat sudah merespon lokasi penemuan bom peninggalan PD II di desa Totodoku - Joubela, kecamatan Morotai Selatan untuk dijadikan sebagai objek wisata andalan.
"Lokasi penemuan bom layak dijadikan sebagai objek wisata karena selain banyak peninggalan PD II, lokasi tersebut juga strategis dijangkau pengunjung," kata dia di Mototai, Jumat (5/2/2016).
Selain bom yang ditemukan, lokasi tersebut juga banyak terdapat peninggalan sejarah misalnya tank, senjata serta peralatan tempur lainnya. Kehadiran objek wisata baru itu, memotivasi komunitasnya intensif melakukan eksplorasi terhadap sisa sisa peninggalan PD II.
Dia mengemukakan, pasca penemuan itu, Plh Bupati Pulau Morotai, Ramli Yaman berkunjung ke lokasi tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Ramli menyampaikan terima kasih kepada warga yang mau bekerjasama memberikan informasi kepada Pemkab Pulau Morotai dan dan instansi terkait.
"Kami mengimbau masyarakat yang menemukan peralatan PD II, tolong diinformasikan kepada Pemkab Pulau Morotai.
Sedangkan, Kadisparbud Kabupaten Pulau Morotai, Marwan Sidasi mengatakan, lokasi penemuan bom itu terdapat juga banyak peninggalan perang misalnya gua tempat persembunyian tentara Jepang, serta peralatan lainnya, sehingga sangat cocok untuk dibuat objek wisata.
"Kalau itu sudah menjadi objek wisata, maka anak cucu veteran perang dunia II bisa datang ke Morotai termasuk wisatawan lainnya," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak
-
Studi: Panas Kendaraan Naikkan Suhu Kota Hingga 0,35 Derajat Celsius
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan
-
Gara-Gara Barang Tertinggal, Penumpang Tahan Pintu Whoosh hingga Kereta Telat Berangkat
-
ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama
-
Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota untuk Magang Nasional 2026
-
Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat
-
Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi
-
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang Bandel: Mereka Meludahi Pengorbanan Pahlawan!