Suara.com - Seorang polisi di Bandar Lampung bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Polisi itu adalah Kanit Resmob Kepolisian Resor Kota Bandarlampung yang juga Kanit Tipikor.
"Kapolda dan Wakapolda sudah melihat lansung kondisinya, kematian dipastikan akibat peluru yang ditembakkan sendiri ke arah kepala sebelah kanan hingga tembus ke belakang," kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, di Bandarlampung, Sabtu (6/2/2016).
Kejadian meninggalnya Kanit Resmob di asrama Polresta Bandarlampung itu, berdasarkan hasil visum diperkirakan sudah terjadi selama 13 jam sebelum dia ditemukan.
"Sekitar pukul 16.30 WIB hingga 17.00 WIB tadi, jenazah korban sudah divisum luar di RS Bhayangkara, sedangkan untuk autopsi pihak RS menyarankan dibawa ke RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung," kata dia.
Korban ditemukan pada pukul 14.55 WIB telah meninggal dunia di rumah dinas asrama Polresta Bandarlampung, Jl. Sutoyo S2 No. 7 Kelurahan Gotong Royong Kecamatan Tanjungkarang Pusat. Dugaan sementara, korban menembakkan senjata api ke arah kepala sebelah kanan atas dan tembus ke bagian belakang.
Awal kejadian dari kecurigaan pacar korban yang menelepon tapi tidak diangkat sejak hari Jumat (5/2/2016). Kemudian rumah korban didatangi oleh tiga anggota Reskrim Polresta Bandarlampung (Brigpol Giantama, Aiptu Ian, dan Brigpol Jimi untuk mengecek keberadaan korban.
Setelah mengetuk pintu berkali-kali, korban tidak membuka pintu. Lalu ketiga anggota Reskrim tersebut melihat korban dari jendela kaca sedang dalam posisi tidur.
Melihat hal tersebut, akhirnya diputuskan untuk mendobrak pintu dan ternyata korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tidur menyamping dan bagian kepala berdarah, dan di dekatnya terdapat senjata api jenis Glock-19 No: 691637 WMN 081, warna hitam.
Menurut keterangan awal dr Hansen dan dr Hendro, anggota Dokkes Polresta Bandarlampung, terdapat luka tembak di bagian pelipis kepala samping kanan dan diduga korban sudah meninggal selama 13 jam. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin