Suara.com - Polisi resmi menetapkan M Sasih (33), sopir Metro Mini 640 jurusan Pasar Minggu - Tanah Abang terkait insiden tewasnya seorang karyawan PT Telkom, Bagus Budi Wibowo. Sasih mengarang cerita korban meninggal setelah didorong pelaku perampokan di Metro Mini hingga terpental keluar dan akhirnya tewas terbentur aspal.
"Pengemudi sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Dia memberikan keterangan atau alibi palsu tentang kronologi tewasnya korban," kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Pusat AKP Bremen Enrico saat dihubungi, Senin (15/2/2016).
Menurutnya, penetapan tersangka sudah berdasarkan dua alat bukti yang diperoleh polisi diantaranya adalah keterangan kematian korban dari tim dokter rumah sakit.
"Dan pengakuan tersangka yang mengaku dia berbohong," katanya.
Dia mengatakan korban terjatuh saat Metro Mini masih berkecepatan 10-20 kilometer perjam.
"Saat itu Metro Mini kecepatannya 10-20 KM perjam," katanya.
Sementara itu, Bremen mengatakan Muhamad Endang (35), yang merupakan kernet Metro Mini masih berstatus sebagai saksi.
Terkait insiden tersebut, Sasih dikenakan Pasal 310 (2) Jo Pasal 124 (1) huruf e UU RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan terancam hukuman di atas lima tahun penjara.
BACA JUGA:
Dhani Buat Lucu-lucuan, Iwan Fals Bagus, Tapi Bukan Lawan Ahok
Sebelumnya diberitakan, seorang karyawan PT Telkom bernama Bagus Budi Wibowo menjadi korban perampokan oleh sekelompok orang tidak dikenal saat menaiki Metro Mini 640 jurusan Pasar Minggu-Tanah Abang, Kamis (11/2/2016) lalu.
Saat itu, kondisi di dalam Metro Mini hanya berjumlah tujuh orang yakni satu sopir, satu kernet dan Bagus. Empat orang tersebut diduga pelaku perampokan.
Saat terjadi perampokan diduga Bagus didorong salah satu pelaku hingga keluar metro mini. Ketika itu metro mini sedang dalam kondisi berjalan. Sopir dan kernet diduga baru sadar ketika Budi terhempas ke aspal. Kemudian, sopir dan kernet metro mini tersebut membawa Budi ke rumah sakit. Bagus meninggal usai menjalani perawatan selama dua hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Terbakar Cemburu, Norman Kamaru Pukul Wajah Istri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok