Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar, meluncurkan Peta Desa guna mempercepat pembangunan kawasan perdesaan di kantor Kementerian Desa, Jalan Abdul Muis 7, Gambir, Jakarta Pusat, hari ini. Acara ini dimeriahkan oleh Musikimia yang dikomandani Fadly.
Pada waktu yang bersamaan, group band Musikimia tersebut mempersembahkan album terbaru mereka kepada Menteri Marwan. Menteri pun menyanjung beberapa judul lagu yang menurutnya revolusioner.
"Judulnya luar biasa, dalam kesempatan ini saya juga ingin memperkenalkan slogan kementerian kita yaitu Desa Membangun Indonesia siapa tahu bisa dibikinin lagu oleh Musikimia," ujar Menteri Marwan yang kemudian disambut applause para tamu di kantor Kementerian Desa.
Mendapatkan pujian Menteri Marwan, vokalis Musikimia, Fadly, memuji balik kinerja Menteri Marwan.
Fadly berharap Peta Desa dapat mempercepat laju pembangunan. Fadly yang mengaku berasal dari desa berjanji akan kembali ke desa.
"Saya juga berasal dari desa dan bekerja di kota. Nanti saya pasti juga akan kembali ke desa," ujar Fadly.
Usai meluncurkan Peta Desa, Marwan diminta berduet dengan Fadly untuk menyanyikan lagu legendaris berjudul Kasih tak sampai.
"Saya ingin mengajak pak menteri bernyanyi lagu yang saya kira sudah pasti dikenal semua kalangan. Yaitu lagu kasih tak sampai," ujar Fadly.
Menteri Marwan yang menggunakan kemeja berwarna hijau akhirnya meladeni tantangan Fadly untuk menyanyikan lagu Kasih Tak Sampai. [Lisa Leonard]
Tag
Berita Terkait
-
Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya
-
Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga
-
Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih
-
Mantan Kades Rindu Hati Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Kasus Dana Desa Rugikan Negara Rp892 Juta
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK