Suara.com - Pengacara Razman Arif Nasution mengaku belum mendapat pemberitahuan soal penetapan tokoh masyarakat Kalijodo, Abdul Aziz alias Daeng Aziz, menjadi tersangka kasus prositusi atau perdagangan perempuan.
"Saya masih belum dapat informasi, masih kroscek ke polda," kata Razman kepada Suara.com, Senin (22/2/2016).
Lantas, Razman membantah informasi yang menyebutkan kalau Daeng Aziz menghilang setelah polisi mengamankan kafe-kafe di Kalijodo pada Sabtu (20/2/2016) lalu.
"Masih di Jakarta. Tidak (di kawasan Kalijodo). Pokoknya masih di Jakarta," katanya.
Setelah jadi tersangka, Razman belum dapat memastikan apakah Daeng akan bersikap kooperatif dengan polisi atau tidak.
"Nanti saja kita saja," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan polisi akan memanggil Daeng Aziz sebagai tersangka kasus perdagangan orang.
"Aziz (Daeng Aziz) akan kami panggil sebagai tersangka. Kasus prostitusi," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya.
Rencananya pemanggilan Daeng Aziz akan dilakukan pada Rabu (24/2/2016) besok.
Terkait temuan ratusan anak panah dan senjata tajam di kafe Intan, milik Daeng Aziz, masih didalami.
"Kalau yang senjata tajam dan anak panah belum (tersangka)," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun
-
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Warga Sipil
-
DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Dasco: Masyarakat Jangan Panik dan Menimbun
-
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi
-
Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Misteri Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TAUD Identifikasi 16 Pelaku dan Jejak Struktur Komando
-
Gus Yaqut Bantah Terima Uang 30 Ribu USD dari Maktour dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan