Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian menilai kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan tersangka Jessica Kumala Wongso unik. Sebab, kata Tito, sejak awal, kasus ini menjadi sorotan publik.
"Kasus Jessica saya paham cukup unik, bisa menjadi konsumsi media," kata Tito di Polda Metro Jaya, Kamis (3/3/2016).
Tapi, Tito tetap mengimbau media massa membatasi diri mempublikasikan kasus ini agar proses hukum berjalan lancar tanpa diganggu opini publik.
"Tapi saya mohon media membatasi jangan sampai menjadi panggung pertarungan alat bukti," kata dia.
Tito mengatakan biarlah pengadilan yang memutuskan siapa yang bersalah dalam kasus pembunuhan tersebut.
"Biarkan sidang pengadilan yang mengadili. peradilan kita membuka sistem semua alat bukti akan disampaikan di pengadilan, bukan di media," kata dia.
Itu sebabnya, mantan Kapolda Papua berharap media massa tetap mengedepankan kode etik jurnalistik dalam mengemas berita.
"Media jangan sampai menjadi salah arah sehingga terjadi trial by the press," kata Tito.
Tito sendiri juga akan membatasi diri mengeluarkan pernyataan terkait dengan proses penyidikan.
"Kmai tidak perlu beragumentasi ditengah-tengah penyidikan belum selesai, biarkan penyidikan sampai selesai, tidak perlu kita berpolemik panjang sebelum proses itu selesai," kata Tito.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas