News /
Kamis, 03 Maret 2016 | 13:30 WIB
Valentino Rossi [Shutterstock]

Suara.com - Juara dunia tujuh kali MotoGP, Valentino Rossi, tampik adanya sinyal buruk usai terjatuh di tes pramusim hari pertama di Sirkuit Losail, Qatar, Rabu (2/3/2016). Rossi mengaku optimistis dengan gelaran MotoGP 2016 yang akan dimulai di Losail, 20 Maret mendatang.

The Doctor, julukan Rossi, jatuh di tikungan 10 pada lap pertama. Tak ada cedera serius yang dialami Rossi akibat insiden ini. Sekitar 30 menit kemudian dia melanjutkan uji cobanya dengan melahap total 34 putaran dan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 55,894 detik.

Torehan waktu ini lebih lambat 0,442 detik dari rekan setimnya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, yang tampil sebagai yang tercepat. Dan hanya terpaut 0,014 detik dari pembalap Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, yang menempati urutan kedua.

"Saya mengawali tes dengan buruk, karena terjatuh di tikungan 10. Saya tidak terlalu cepat saat melewati tikungan itu, mungkin karena terlalu miring membaringkan motornya dan ban belakang akhirnya selip," kata Rossi.

"Untungnya, cuma selip kecil dalam kecepatan 70 km/jam. Ini bukan masalah besar buat saya. Memang memulai start seperti itu bukanlah sesuatu yang baik," lanjut pembalap veteran berusia 37 tahun ini.

Lebih jauh, Rossi mengungkapkan pada tes kemarin menggunakan setelan motor yang digunakannya musim lalu di sirkuit yang sama saat dia tampil di podium pertama. Dia pun menegaskan masih harus memperbaiki performa motornya jelang dimulainya seri perdana MotoGP.

"Kami memulai tes hari pertama di Losail dengan setelan yang mirip dengan lomba tahun lalu (di sirkuit yang sama saat saya menjuarainya). Kami masih memiliki beberapa masalah; tingkatkan akselerasi saat keluar dari tikungan dan bekerja lebih baik dengan elektronik baru," papar Rossi. (Crash)

Load More