Suara.com - Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu, Pusat Vulkanologi dan Bencana Geologi (PVMBG) di Kakaskasen Farid R Bina mencatat frekuensi kegempaan vulkanik Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) di atas normal. Lokon akibatkan kegempaan sebanyak lima kali sehari.
"Sejak terjadinya peningkatan kegempaan pada hari Minggu hingga saat ini rata-rata 100 kali setiap harinya," kata Farid di Tomohon, Rabu (9/3/2016).
Meskipun peningkatan kegempaan telah memasuki hari keempat, namun radius bahaya yang direkomendasikan PVMBG sejauh 2,5 kilometer dari pusat letusan belum dinaikkan.
"Kan baru dinaikkan statusnya dari waspada level II menjadi siaga level III pada hari Selasa, begitupun dengan radius bahaya sudah ditetapkan menjadi 2,5 kilometer. Aktivitasnya terus kami pantau," katanya.
Dia mengharapkan radius bahaya yang direkomendasikan ini dipatuhi warga di sekitar lereng yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) serta pendaki.
"Ini yang terus kami ingatkan, jangan memaksakan diri menuju ke kawah atau puncak walaupun sudah diperingatkan terlebih dulu. Patuhilah supaya tidak terjadi korban ketika letusan tiba-tiba," ujarnya.
Status Gunung Lokon pada 5 Februari 2016 diturunkan dari siaga ke waspada, namun pada 8 Maret statusnya kembali dinaikkan ke siaga setelah kegempaan vulkanik meningkat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran