Suara.com - Ledakan kembali terjadi di Ankara, Ibu Kota Turki, Minggu (13/3/2016) waktu setempat. Ledakan yang diduga bom tersebut menelan korban jiwa dan luka-luka. Data sementara dari otoritas setempat diketahui baru 5 orang tewas dan 75 lainnya luka-luka.
Dilansir laman Al Arabiya, ledakan terjadi di halte bus dekat sebuah taman di wilayah Kizilay. Ledakan terjadi setelah sebuah mobil yang diduga dikendarai pelaku bom bunuh diri bertabrakan dengan bus.
Seperti dilansir laman Reuters, usai ledakan terdengar rentetan bunyi letusan senjata. Kepulan asap tebal tampak membumbung di lokasi kejadian dan terlihat dari jarak 2,5 kilometer. Sirene bersahutan dari mobil ambulans yang sigap menuju lokasi ledakan.
Hingga berita ini dturunkan, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
Ledakan ini hanya sebulan berselang setelah peristiwa serangan bom mobil di Ankara yang menewaskan 29 orang. Militan Kurdi klaim bertanggung jawab terkait aksi bom bunuh diri tersebut.
[Al Arabiya/Reuters]
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Prabowo Bakal Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB, Seluruh Pimpinan Parpol Diundang!
-
Di Depan Komisi X DPR, Mahasiswa UI Sebut Pemilihan Rektor Kini Disetir Menteri
-
Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya
-
KPK Pantau Pemulihan Gus Yaqut, Hasil Medis Besok Jadi Kunci Kelanjutan Kasus Haji
-
Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying
-
KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara
-
92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup
-
Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi
-
Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi
-
Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi