Suara.com - Jumlah korban tewas serangan bom mobil di Ankara, Ibu Kota Turki, Minggu (13/3/2016) bertambah. Data terbaru sementara yang dirilis otoritas setempat menyebutkan korban tewas mencapai 27 orang.
Sebelumnya 25 orang dikabarkan tewas. Angka ini bertambah setelah 2 korban lain yang sempat dilarikan ke RS akhirnya meninggal.
Ledakan kembali terjadi di Ankara, Ibu Kota Turki, Minggu (13/3/2016) waktu setempat. Dilansir laman Al Arabiya, ledakan terjadi di halte bus dekat sebuah taman di wilayah Kizilay. Ledakan terjadi setelah sebuah mobil yang diduga dikendarai pelaku bom bunuh diri bertabrakan dengan bus.
Menurut laman Reuters, usai ledakan terdengar rentetan bunyi letusan senjata. Kepulan asap tebal tampak membumbung di lokasi kejadian dan terlihat dari jarak 2,5 kilometer. Sirene bersahutan dari mobil ambulans yang sigap menuju lokasi ledakan.
Hingga berita ini dturunkan, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
Ledakan ini hanya sebulan berselang setelah peristiwa serangan bom mobil di Ankara yang menewaskan 29 orang. Militan Kurdi klaim bertanggung jawab terkait aksi bom bunuh diri tersebut. [Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan
-
Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama