Suara.com - Valentino Rossi tegaskan kembali komitmennya bertahan di Yamaha. Juara dunia MotoGP tujuh kali itu menyatakan ingin terus membalap bersama tim berlambang garpu tala itu dalam dua tahun ke depan.
Kontrak Rossi habis di akhir musim ini dan belum ada tanda-tanda akan diperpanjang. Sementara, pihak Movistar Yamaha sebelumnya telah menyatakan "mendahulukan" perpanjangan kontrak Jorge Lorenzo, rekan setim Rossi, yang juga habis akhir musim ini.
Meski dinomorduakan, namun Rossi tetap yakin kontraknya akan diperpanjang. "Opsi saya adalah (bertahan) di Yamaha atau pensiun," ujar Rossi kepada Gazzetta Dello Sport.
"Tahun pertama saya kembali ke Iwata--markas Yamaha Motor--dimulai dengan baik dan berakhir buruk. Tapi, musim lalu saya memulai musim dengan baru dan berakhir baik. Saya berharap tahun ini pun berakhir dengan baik," tambahnya.
Lebih lanjut, pembalap berusia 37 tahun itu mengatakan setelah empat hingga enam seri musim ini, kemungkinan dia sudah bisa mendapatkan jawaban atas masa depannya.
"Saya sangat yakin bisa melanjutkan balapan hingga dua tahun lagi dan setelah itu mungkin pihak Yamaha akan mengatakan, rambut saya sudah mulai beruban," ujar Rossi, sedikit bercanda. (Autoevolution)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar